Tuesday, July 13, 2021

SOAL LATIHAN MANDIRI BAB 1. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN

 Jawablah pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas !

1. Jelaskan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan !

2. Jelaskan perbedaan pertumbuhan primer dan sekunder pada tanaman !

3. Gambarkan sebuah kecambah biji tanaman dan lengkapilah dengan keterangannya !

4. Buatlah tabel perbedaan tipe perkecambahan hipogeal dan epigeal beserta contoh tanamannya!

5. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman !

6. Berdasar panjang penyinaran tanaman di bedakan menjadi berapa, jelaskan dengan contohnya!

7. Apakah yang harus kalian lakukan untuk membuktikan pengaruh cahaya pada pertumbuhan tanaman 

8. Sekarang sering kita jumpai buah tanpa biji, ukuran yang besar, warna yang menarik, rasa yang unik dan sebagainya, cobalah cari informasi tentang teknologi ini !

selamat belajar ....


Monday, July 12, 2021

Materi Bilogi kelas XII SMA

BAB 1. Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan istilah yang berbeda. Pertumbuhan adalah proses pertambahan ukuran dan berat tetapi tidak bisa kembali keukuran sebelumnya yang artinya bersifat irreversible. Sedangkan perkembangan adalah proses perubahan bentuk morfologi sehingga perkembangan tidak bisa diukur dengan menggunakan satuan besaran sehingga tidak bisa diukur secara kuantitatif.


Tumbuhan dikelompokkan ke dalam tiga kelompok berdasarkan lamanya waktu dalam menyelesaikan satu siklus hidupnya.

  • Tumbuhan annual: menyelesaikan siklus hidupnya selama lebih kurang satu tahun
    Contoh: padi, gandum
  • Tumbuhan bienal: tumbuhan yang menyelesaikan siklus hidupnya selama kurang lebih selama 2 tahun.
    Contoh: wortel
  • Tumbuhan perennial: tumbuhan yang menyelesaikan siklus hidupnya selama beberapa tahun. Contoh: semua jenis pohon

1. Pertumbuhan dan perkembangan awal

Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan diawali dengan proses pembuahan(fertilisasi).

A. Perkembangan embrio

Perkembangan embrio dimulai didalam bakal biji ketika zigot membelah menjadi dua sel. Pembelahan terus berlanjut secara berulangn membentuk masa sel berbentuk bola yang kemudian menjadi embrio

Perkecambahan biji bisa bekecambah jik:

  • embrio yang dikandungnya masih hidup
  • biji tidak dalam keadaan dormansi
  • dan keadaan lingkungan menguntungkan

Embrio memiliki beberapa bagian antara lain


  • embrio akar(radikula)
  • embrio daun(plumula)
  • embrio pucuk(epikotil)
  • embrio batang(hipokotil)

Proses perkecambahan memerlukan beberapa tahapan

  1. biji menyerap air(imbibisi)
  2. lapisan luar biji pecah ketika terkena air yang mendorong hormone dan enzim bekerja
  3. enzim memecah nutrisi yang tersimpan dalam endosperma maupun kotiledon
  4. radikula tumbuh memecah kulit biji dan masuk ke dalam tanah yang berkembang menjadi akar
  5. hipokotil naik keatas menembus tanah dan membentuk batang

 Perkecambahan pada tumbuhan memiliki dua tipe yaitu epigeal dan hypogeal


  • epigeal: munculnya keeping biji(kotiledon) kepermukaan tanah, biasanya dialami tumbuhan dikotil(berkeping dua)
  • hypogeal: keeping biji(kotiledon) tetap di dalam tanah, biasanya dialami tumbuhan monokotil(berkeping satu)

 B. Pertumbuhan primer

Pertumbuhan pada tumbuhan terjadi karena aktifitas sel-sel meristem. Sel meristem merupakan sel-sel yang belum berdiferensiasi yang aktif membelah terus menerus secara mitosis.
 Sel-sel meristem banyak terdapat dibagian ujung batang maupun ujung akar yang dinamakan dengan meristem apikal.


Pertumbuhan primer merupakan proses pembelahan sel-sel meristem apikal yang mengakibatkan pertumbuhan memanjang keatas(pada batang) maupun ke bawah(pada akar).

Pada akar tumbuhan dalam pertumbuhan primernya dibagi menjadi beberapa zona yaitu:

  1. Zona pemanjangan
    Pada zona ini terjadi pemanjangan sel-sel yang ukurannya bisa lebih dari 10 kali ukuran panjang normal sel. Sel-sel ini memiliki tujuan untuk menekan supaya akar mampu mesuk lebih dalam ke dalam tanah
  2.  Zona pematangan
    Pada zona pematangan ini terdapat tiga jaringan yaitu jaringan dermal, jaringan dasar, dan jaringan vaskuler. Ketiga jaringan ini terbentuk dari jaringan meristem yang mengalami diferensiasi. Jaringan dermal terbentuk dari protoderm yang merupakan lapisan paling luar dari jaringan meristem.

    Jaringan dasar terbentuk dari lapisan yang paling dalam dari meristem apikal yang akan berdiferensiasi menjadi korteks dan empulur. Korteks terletak antara silinder pusat dan epidermis. Lapisan paling dalam korteks dibatasi oleh lapisan yang dinamakan dengan endodermis. Jaringan vaskuler merupakan jaringan pengangkut yang terdiri dari xylem primer dan floem primer yang terbentuk dari prokambium yang terletak antara protoderm dan jaringan meristem dasar.

Pertumbuhan primer pada batang terdiri dari dua macam tunas yang terbentuk yaitu tunas terminal(diapit oleh bakal daun yang natinya membentuk cabang batang) dan tunas aksilar(terletak di bagian ujung batang, untuk pertumbuhan ke atas)

C. Pertumbuhan sekunder

Berbeda dengan pertumbuhan primer yang tumbuh ke atas, pertumbuhan sekunder memungkinkan tumbuhan memiliki diameter batang menjadi lebih besar dimana terjadi pertumbuhan membesar pada batang. Pertumbuhan sekuder hanya terjadi pada tumbuhan gimnospermae dan tumbuhan dikotil, seddangkan pada tumbuhan monokotil tidak terjadi pertumbuhan sekunder, hanya beberapa saja yang mengalami pertumbuhan sekunder pada tumbuhan monokotil.


Pertumbuhan sekunder terjadi karena aktifitas meristem lateral yaitu kambium vaskuler dan kambium gabus. Aktivitas kambium vaskuler kea rah dalam akan membentuk xylem sekunder dan ke arah luar akan membentuk floem sekunder.

Aktifitas kambium gabus akan menghasilkan jaringan gabus yang berfungsi sebagai pelindung . lapisan gabus akan menggantikan jaringan epidermis yang sudah tua ataupun sudah mati.

 

Faktor-Faktor Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Tumbuhan

A. Faktor Luar

Air

Air merupakan faktor penting bagi tumbuhan untuk kelangsungan hidup tumbuhan dikarenakan air merupakan salah satu komponen penyusun tumbuhan, sebagai alat untuk membantu proses metabolism sel tumbuhan, komponen dasar pembentukan zat-zat makanan, mengedarkan zat-zat makanan ke seluruh tubuh tumbuhan

 

 

Oksigen

Oksigen sangat diperlukan oleh tumbuhan untuk proses keberlangsungan hidup tumbuhan yaitu digunakan untuk proses respirasi seluler yang digunakan untuk memecah zat makanan yang di hasilkan tumbuhan menjadi zat yang lebih sederhana untuk membentuk adenosin triphospat yang nantinya digunakan untuk berbagai aktifitas tumbuhan.


Karbon dioksida

Berbeda dengan hewan, tumbuhan sangat memerlukan karbondioksida untuk proses pembuatan zat makanan bagi tumbuhan itu sendiri. Tanpa adanya karbon dioksida maka tumbuhan tidak akan bisa membuat makanannya sendiri

Cahaya

Cahaya sangat dibutuhkan oleh tumbuhan untuk mengawali proses fotosintesis bagi tumbuhan, tanpa adanya cahaya maka proses fotosintesis tidak akan terjadi dikarenakan energi cahaya dalam bentuk foton sangat di perlukan sebagai reaksi awal proses fotosintesis.  

Tumbuhan yang kekurangan cahaya akan mengalami gejala etiolasi yaitu tumbuhan akan memiliki ukuran yang panjang, batang akan semakin menguning, begitu juga daunnya, yang lama kelamaan akan mengalami kematian jika masih ditempatkan di tempat yang kekurangan cahaya

Cahaya juga mempengaruhi tumbuhan dalam hal pembungaan pada tumbuhan yang dinamakan dengan fotoperiodisme. Fotoperiodisme merupakan lamanya penyinaran pada tumbuhan yang akan mempengaruhi proses pembungaan pada tumbuhan.



Tumbuhan berhari pendek akan maksimal pertumbuhannya serta berbunga jika siang lebih pendek dibanding malam hari. Tumbuhan berhari panjang akan maksimal pertumbuhannya serta pembungaan jika lamanya siang lebih lama dibanding malam hari.



Suhu

 

Suhu merupakan faktor penting dalam aktifitas pertumbuhan tumbuhan. Beberapa tumbuhan akan mengalami pertumbuhan kurang maksimal jika ditempatkan di daerah yang bersuhu lebih tinggi dibanding tempat asalnya, begitu juga sebaliknya.

Unsur hara

Unsur hara merupakan mineral anorganik yang secara alami terdapat di dalam tanah. Unsur hara sangat dibutuhkan oleh tumbuhan karena unsur hara akan digunakan tumbuhan untuk kelangsungan hidupnya. Unsur hara dibagi menjadi dua yaitu mineral makro(yang digunakan tumbuhan dalam jumlah banyak) dan mineral mikro(yang digunakan tumbuhan dalam jumlah sedikit)

Polutan

Polutan meupakan factor yang menghambat pertumbuhan tumbuhan. Semakin besar tingkat polutan maka semakin besar pula kemungkinan tumbuhan itu akan mati, baik bahan polutan yang tersebar di air, tanah, maupun udara.


B. Faktor Dalam

1. Gen

Gen merupakan pengendalai berbagai aktifitas tumbuhan baik yang menentukan bentuk daun, batang, akar, maupun proses yang terjadi di dalam tumbuhan. Faktor gen meruapakan faktor yang diturunkan ke keturunan tumbuhan tersebut sehingga setiap tumbuhan memiliki perbedaan masing-masing dalam pertumbuhan dan perkembangannya dikarenakan faktor gen ini.

2. Hormon

Hormon merupakan faktor dalam yang sangat mempengaruhi aktifitas pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Ada 6 jenis hormon yang penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.

  1. Auksin
    Hormon auksin merupakan hormon yang memiliki fungsi utama untuk pertumbuhan tumbuhan terutama dibagian ujung batang. Hormone auksin pertama kali di temukan oleh Frits W.Went(1928). Fungsi hormon auksin antara lain:

    1. Mempengaruhi pertumbuhan apikal(ujung batang) yang dapat menghambat pertumbuhan tunas lateral sehingga tumbuhan bisa terus tumbuh tinggi yang dinamakan dengan dominansi apikal
    2. Mempengaruhi perkembangan buah
    3. Mengurangi pertumbuhan cabang lateral
    4. Mempengaruhi proses jatuhnya buah dan bunga ketika hormon auksin mulai terhambat oleh tangkai buah dan bunga karena semakin tua
    5. Merangsang pembentukan akar baru
  1. Giberalin
    Hormon giberalin ditemukan olehh E. Kurosawa dari universitas Tokyo yang meneliti tanaman padi yang terinfeksi jamur Giberella fujikuroe yang semakin lama pertumbuhan padi tidak wajar ditandai dengan semakin tinggi nya ukuran tanaman padi tersebut dari ukuran normalnya. 
    Fungsi hormon giberalin antara lain:
    1. Merangsang pertumbuhan daun, bunga, dan akar.
    2.  Meangsang pematangan serbuk sari dan pertumbuhan tangkai serbuk sari.
    3. Merangsang pertunasan pada kuncup.
    4. Menghentikan dormansi pada biji.
    5. Mempercepat perkecambahan pada biji.
  2. Hormon sitokinin
    merupakan hormon yang ditemukan oleh J. Van Overbeek yang menemukan substansi kimia yang mempengaruhi pertumbuhan endosperma buah kelapa. Fungsinya antara lain:
    1. Menyebabkan pertumbuhan embrio dan meningkatkan pertumbuhan rata-rata sel
    2. Merangsang pembelahan sel yang telah berhenti bermitosis
    3. Bersama auksin menyebabkan meningkatnya kecepatan pembelahan sel
    4. Mempertahankan warna daun setelah di petik agar tidak cepat menjadi layu kekuningan.
    5. Merangsang pemasakan buah setelah di petik.
    6. Merangsang diferensiasi sel pada jaringan meristem
    7. Merangsang pertumbuhan tunas lateral
  3. Gas etilen
    Fungsi utama gas etilen adalah digunakan untuk proses pematangan/pemasakan buah. Konsentrasi gas etilen pada setiap buah berbeda-beda. Proses pematangan buah ada yang dimulai dari ujung buah ataupun dari pangkal buah. Keadaan yang seperti itu tergantung dari jenis buah dan letak konsentrasi paling banyak gas etilen nya.
4. Hormon asam absisat memiliki fungsi berkebalikan dengan hormon auksin dan giberalin yaitu menghambat pertumbuhan dan pembelahan sel-sel pada tumbuhan. Hal ini sangat dibutuhkan ketika tumbuhan kekurangan unsure hara dan air dengan tujuan untuk mempertahankan hidup tumbuhan tersebut, selain itu hormone asam absisat juga mempengaruhi proses dormansi biji.
  1. Kalin
    Hormon kalin merupakan hormon yang memiliki fungsi untuk pembentukan organ pada tumbuhan. Antokalin(pembentukan bunga), filokalin(pembentukan daun), kaulokalin(pembentukan batang), rizokalin(pembentukan akar).

NB : DIAMBIL DARI BERBAGAI SUMBER

 

 


Monday, June 7, 2021

Soal PAT Biologi X Semester 2


LATIHAN 1 PENILAIAN AKHIR TAHUN (PAT/UKK)
TAHUN PELAJARAN 2021/2021

Satuan Pendidikan : SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : X/2 (Genap)
Hari, Tanggal         
Waktu                 : 120 Menit

PETUNJUK PENGERJAAN
1. Lengkapi identitas anda dalam format lembar jawaban dengan teliti dan benar
2. Tersedia waktu 90 menit untuk mengerjakan paket soal ini
3. Periksalah naskah soal yang anda terima, apabila halamannya tidak lengkap minta ganti pada pengawas ruang ujian
4. Baca dan pahamilah dengan baik pernyataan atau soal sebelum anda menjawab
5. Periksalah pekerjaan anda sebelum diserahkan Kepada pengawas ujian

I. Jawablah soal - soal dengan benar, dengan menghitamkan lingkaran (  ) A, B, C, D atau E berikut ini!
 
1. Yang termasuk dalam ekosistem buatan dari data berikut adalah ...
A. sungai                 D. waduk
B. danau                 E. laut
C. padang rumput

2. Berbagai populasi yang berkumpul akan membentuk ...
A. individu D. biosfer
B. ekosistem E. sabana
C. stepa

3. Salah satu tokoh yang memperkenalkan Ekologi adalah ...
A. Ernest Haeckel D. Carolus Lineaus
B. Lavoiser         E. Antone Van Leuwenhoek
C. Darwin

4. Sejumlah energi yang tersimpan dalam organisme autotrof disebut ...
A. energitika     D. produktivitas sekunder
B. relung             E. biomassa
C. produktivitas primer

5. Pada komunitas kolam terjadi interaksi, yang berperan sebagai produsen ialah ....
A. zooplankton karena sebagai tingkat trofik satu
B. fitoplankton karena sebagai tingkat trofik satu
C. eceng gondok karena merupakan tumbuhan hijau
D. rumput karena sebagai tumbuhan hijau
E. plankton karena sebagai jasad renik

6. Tujuan pendirian suaka margasatwa adalah...
A. pendidikan D. estetika
B. rekreasi E. pelestarian
C. penelitian

7. Salah satu zat kimia yang menyebabkan penipisan lapisan ozon adalah ....
A. CO2         D. CFC
B. HCOOH E. H2O
C. O2

8. Kumpulan suatu organisme yang saling berinteraksi dengan sesama jenis pada daerah dan waktu yang sama disebut....
A. komunitas D. populasi
B. ekosistem E. biosfer
C. habitat

9. Berikut ini adalah prinsip-prinsip ekologi yang dapat digunakan untuk mengurangi limbah yang mencemari lingkungan, kecuali....
A. recycle D. replace
B. reuse         E. reduce
C. remake

10. Dalam siklus biogeokimia unsur yang paling dominan diberikan oleh tumbuhan ialah ....
A. nitrogen D. karbon
B. oksigen E. hidrogen
C. fosfor

11. Organisme yang dapat digolongkan sebagai dekomposer adalah ...
A. jamur dan alga         D. jamur dan bakteri
B. virus dan bakteri E. lumut dan bakteri
C. jamur dan lumut

12. Dalam suatu ekosistem dapat terjadi interaksi antar populasi yang bertipe predasi. Manakah dari pasangan populasi berikut ini yang bertipe predasi?
A. sapi-rumput         D. jamur-alga buru
B. benalu-pohon jambu E. hiu-remora
C. ular-tikus

13. Berikut ini merupakan pencemar dari alam, kecuali ….
A. asap gunung berapi
B. gunung meletus
C. rusaknya lingkungan karena banjir
D. asap kendaraan bermotor
E. bunyi petir

14. Berikut merupakan jenis-jenis limbah menurut karakteristiknya, kecuali ...
A. limbah padat
B. limbah cair
C. limbah gas dan partikel
D. B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
E. limbah organik

15. Ciri hewan dengan bentuk bulat, tubuh berduri, panjang, simetri radial, hidup di laut, maka hewan tersebut termasuk dalam kelas ….
A. Ophiuroidea D. Cnidaria
B. Asteroidea         E. Molusca
C. Echinodermata

16. Tumbuhan kecil, klorofil, kokoh, berdaun, dan hidup di bebatuan dengan rizoid. Kemungkinan tanaman ini ….
A. Bryophyta         D. Angiospermae
B. Pteridophyta E. Dikotil
C. Gymnospermae

17. Perhatikan gambar berikut ini!
 
Kelompok kingdom animalia diatas memiliki sel – sel yang bertugas untuk mengedarkan makanan ke seluruh tubuh. Sel – sel tersebut adalah…
A. Koanosit D. spikula
B. Pinakosit E. vakuola
C. sel ameboid

18. Gambar Cacing hati pada kelompok Platyhelminthes pada gambar ini tidak memiliki sistem pembuluh darah.
 
Bagaimana cara mengedarkan makanan keseluruh tubuhnya?
A. Dengan menggunakan triplobastik
B. Dengan menggunakan mesoderm
C. Dengan gerakan otot - otot
D. Dengan menggunakan sistem gastrovaskuler
E. Dengan menggunakan sistem limfa

19. Keluwing yang sering dijumpai di kebun tergolong…
 A. Insecta
B. Myriapoda
C. Arachnoidea
D. Hexapoda
E. Crustacea

20. Perhatikan data berikut ini!

Seorang siswa menemukan cacing pada gambar dengan tanda – tanda bulat, memanjang, bersegmen – segmen. Cacing tersebut tergolong…
A. Annelida         D. Cestoda
B. Platyhelminthes E. Polychaeta
C. Nematoda

21. Perhatikan kalimat berikut!
maaf gambar blm tampil
Proses yang terjadi pada bagian X adalah ….
A. fosfor organik diubah menjadi fosfat anorganik
B. fosfor organik diurai menjadi fosfor
C. fosfor diserap dalam bentuk fosfat anorganik
D. fosfor anorganik diurai menjadi fosfor
E. ion fosfat dibentuk menjadi senyawa fosfat anorganik

22. Perhatikan kalimat berikut!
maaf gambar blm tampil
Proses X dan Y pada skema tersebut adalah ….
A. fotosintesis, penguraian
B. respirasi, penguraian
C. transpirasi, pembakaran
D. penguapan, dekomposisi
E. evaporasi, pembakaran

23. Cnidaria melumpuhkan mangsa atau musuhnya dengan sel penyengat yang terdapat pada ...
A. tentakel D. mesoglea
B. mulut         E. gastrosol
C. kerangka

24. Ciri ciri invertebrata sebagai berikut:
1) tubuhnya simestris bilateral
2) diploblastik
3) memiliki rangka
4) pencernaan intraseluler
5) memiliki sistem syaraf berupa sistem saraf diffuse
6) reproduksi aseksual dengan budding

Ciri-ciri Filum Porifera ditunjukkan nomer ..
A. 1, 2 dan 3 D. 4, 5 dan 6
B. 1, 3 dan 5 E. 3, 4 dan 5
C. 2, 3 dan 4

25. Berikut merupakan penyebab dari munculnya penyakit filariasis adalah ...
A. Trichinella spiralis D. Wucheria bancrofti
B. Fasciola hepatica E. Taenia solium
C. Ascaris lumbricoides

26. Perbedaan utara antara kaki seribu (Diplopoda) dengan jumlah kelabang (Chilopoda) adalah ...
A. toraks (kepala) tidak tampak
B. jumlah kaki tiap segmen
C. kepala memiliki antena
D. tubuh beruas ruas
E. simetri tubuh

27. Vertebrata merupakan suatu anak filum dari hewan yang memiliki sumbu syaraf atau otak dengan tubuh yang dilengkapi rangka dalam, anggota Vertebrata tersebut adalah ...
A. aves- pisces - insekta- mammalia
B. insekta - mammalia - aves - amphibi
C. amphibia - reptilia - pisces - insekta
D. reptilia - amphibia - aves - mammalia
E. pisces - amphibia - insekta - reptilia

28. Minyak bumi, batu bara yang terdapat di perut bumi kita merupakan sumber daya alam yang terbntuk melalui daur ...
A. air D. karbon
B. oksigen         E. nitrogen
C. fosfor

29. Berikut pernyataan yang tetap untuk daur nitrogen, kecuali ...
A. nitritasi diperlukan nitrit
B. bersifat anaerob
C. melibatkan bakteri Nitrobacter
D. membentuk nitrat
E. bahan utamanya amonia

30. Untuk memperoleh anak sapi dengan inseminasi buatan dibutuhkan pemahaman cabang biologi, yaitu...
A. reproduksi D. peternakan
B. kedokteran E. genetika
C. biokimia

31. Virus yang menyebabkan pertumbuhan tanaman padi terhambat sehingga tanaman menjadi kerdil adalah ...
A. Rhabdovirus D. Tungro
B. TMV                 E. Virus yellow
C. CVPD
32. Trenggiling termasuk hewan yang dilindungi. Hewan ini termasuk kelompok ...
A. Rodentia karena bersusun gigi pengerat
B. Reptilia karena bersisik
C. Karnivora karena pemakan hewan lain
D. Herbivora karena pemakan tumbuhan
E. Mammalia karena menyusui anaknya

33. Lapisan cangkang pada Pelecypoda yang menghasilkan mutiara adalah ...
A. nakreas D. sel basalis
B. prismatik E. periostrakum
C. mantel

34. Lumut digolongkan kedalam tumbuhan peralihan antara tumbuhan bertalus dan tumbuhan berkormus karena ...
A. belum memiliki akar sejati
B. memiliki daun sejati
C. jumlah spesiesnya sangat sedikit
D. bersifat diploid
E. daun lumut tidak berklorofil

35. Dalam perkembangbiakan tumbuhan paku sel telur dihasilkan oleh ...
A. sporofil         D. arkegonium
B. sporogonium E. sporangium
C. anteridium

36. Pada tumbuhan lumut, meiosis terjadi di dalam ...
A. zigot         D. anteridium
B. gametofit E. arkegonium
C. sporangium

37. Serangga bersayap dua, tipe mulut pengisap, mengalami metamorfosis sempurna, dan menjadi vektor demam berdarah, digolongkan dalam ordo ...
A. Hemiptera         D. Siphonoptera
B. Coleoptera         E. Diptera
C. Neuroptera

38. Spongia yang digunakan sebagai spons mandi tergolong dalam kelas ...
A. hexactinellida     D. calcispongiae
B. calcarea            E. hylospongiae
C. demospongiae

39. Hubungan yang terjadi seperti pada beruang dan ikan salmon sebagai makanannya disebut hubungan ...
A. mutualisme D. parasitisme
B. komensalisme E. kompetisi
C. predasi

40. Pada daur air, terjadi proses penguapan air dari danau atau sungai dan berkumpul di udara. Proses ini disebut ...
A. transpirasi     D. gutasi
B. asimilasi     E. sublimasi
C. evaporasi

II. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
41. Gambarkan dan jelaskan daur air atau Hidrologi ?
42. Sebutkan klasifikasi hewan berdasarkan ada tidaknya tulang belakang !
43. Mengapa lumut disebut sebagai tumbuhan Perintis ?
44. Jelaskan gejala, penularan dan pencegahan Corona Virus Disease 2019 ?
45. Mengapa jamur tidak termasuk dalam Kingdom plantae (tumbuhan) ?

 



Wednesday, September 26, 2018

TEKONOLOGI CANGGIH


Terobosan Teknologi Canggih di 2018 yang Kamu Harus Tahu!
meltrp.com


1. Mesin 3-D Metal Printing
technologyreview.com
Terobosan: Sekarang Printer dapat membuat objek metal dengan lebih cepat dan murah.
Mengapa penting: Kemampuan untuk membuat benda-benda logam besar dan kompleks sesuai permintaan, yang dapat mengubah operasional bisnis manufaktur.
Pemain Kunci: Markforger, Desktop Metal dan GE
Ketersediaan: Sudah ada saat ini.
2. Artificial embryos alias embrio buatan
technologyreview.com
Terobosan: Tanpa menggunakan telur atau sel sperma, para peneliti telah membuat struktur mirip embrio dari sel induk (stem cells), menyediakan rute baru untuk menciptakan kehidupan.
Mengapa penting: Embrio buatan akan mempermudah para peneliti untuk mempelajari awal misterius kehidupan manusia, tetapi mereka berpotensi memicu debat dalam bioetika baru.
Pemain Kunci: Universitas Cambridge, Universitas Michigan dan Universitas Rockefeller
Ketersediaan: Sudah ada saat ini.
3. Sensing City atau kota yang bisa merasakan
technologyreview.com
Terobosan: Lingkungan Toronto bertujuan menjadi tempat pertama yang berhasil mengintegrasikan desain perkotaan mutakhir dengan teknologi digital mutakhir.
Mengapa Penting: Kota pintar dapat membuat daerah perkotaan lebih terjangkau, layak huni dan ramah lingkungan.
Pemain Kunci: Sidewalk Labs dan Waterfront Toronto
Ketersediaan: Proyek diumumkan pada bulan Oktober 2017, sedangkan konstruksi baru bisa dimulai pada 2019.
4. Artificial Intelligence (AI) untuk Semuanya
technologyreview.com
Terobosan: Cloud-based AI membuat teknologi lebih murah dan lebih mudah digunakan.
Mengapa Ini Penting: Sekarang penggunaan AI didominasi oleh sejumlah kecil perusahaan, tetapi sebagai layanan berbasis cloud, layanan ini dapat tersedia secara luas untuk banyak hal, memberikan dorongan ekonomi.
Pemain Kunci: Amazon; Google dan Microsoft.
Ketersediaan: Sudah ada saat ini.
5. Dueling Neural Networks
technologyreview.com
Terobosan: Dua sistem AI dapat berdebat satu sama lain untuk menciptakan gambar atau suara orisinal yang sangat realistis, sesuatu yang belum pernah bisa dilakukan oleh mesin sebelumnya.
Mengapa Penting: Ini memberi mesin sesuatu yang mirip dengan imajinasi, yang dapat membantu mereka menjadi kurang bergantung pada manusia — tetapi juga mengubahnya menjadi alat yang sangat kuat untuk pemalsuan digital.
Pemain Kunci: Google Brain, DeepMind dan Nvidia.
Ketersediaan: Sudah ada saat ini.
6. Babel-Fish Earbuds
technologyreview.com
Terobosan: Hampir secara real-time penerjemah sekarang bekerja untuk sejumlah besar bahasa dan mudah digunakan.
Mengapa Penting: Dalam dunia yang semakin terbuka secara global, bahasa masih menjadi penghalang komunikasi.
Pemain Kunci: Google dan Baidu.
Ketersediaan: Sudah ada saat ini.
7. Zero-Carbon Natural Gas atau gas alami tanpa emisi karbon
technologyreview.com
Terobosan: Pembangkit listrik secara efisien dan murah mampu menangkap karbon yang dilepaskan oleh pembakaran gas alam, menghindari emisi gas rumah kaca.
Mengapa Penting: Sekitar 32 persen dari listrik AS diproduksi dengan gas alam, terhitung sekitar 30 persen dari emisi karbon sektor energi.
Pemain Kunci: 8 Rivers Capital; Exelon Generation; dan CB & I.
Ketersediaan: 3-5 tahun mendatang.
8. Perfect Online Privacy alias privasi online yang sempurna
technologyreview.com
Terobosan: Para ilmuwan komputer menyempurnakan alat kriptografi untuk membuktikan sesuatu tanpa mengungkapkan informasi yang mendasari bukti itu.
Mengapa Penting: Jika kamu perlu mengungkapkan informasi pribadi untuk menyelesaikan sesuatu secara online, akan lebih mudah untuk melakukannya tanpa membahayakan privasimu atau mengekspos dirimu terhadap pencurian identitas.
Pemain Utama: Zcash; JPMorgan Chase; ING
Ketersediaan: Sudah ada saat ini.
9. Genetic Fortune-Telling alias pembacaan ramalan genetika
technologyreview.com
Terobosan: Para ilmuwan sekarang dapat menggunakan genom kamu untuk memprediksi kemungkinanmu terkena penyakit jantung atau kanker payudara dan bahkan IQmu.
Mengapa Berarti: Prediksi berbasis DNA bisa menjadi kemajuan kesehatan publik yang besar berikutnya, tetapi mereka akan meningkatkan risiko diskriminasi genetik.
Pemain Kunci: Helix; 23andMe; Myriad Genetics; UK Biobank; Broad Instituteix; 23andMe; UK Biobank dan Broad Institute.
Ketersediaan: Sudah ada saat ini.
10. Materials’ Quantum Leap
technologyreview.com
Terobosan: IBM telah menyimulasikan struktur elektronik dari sebuah molekul kecil, menggunakan komputer kuantum tujuh qubit.
Mengapa Penting: Memahami molekul secara rinci akan memungkinkan ahli kimia untuk merancang obat yang lebih efektif dan bahan yang lebih baik untuk menghasilkan dan mendistribusikan energi.
Pemain Kunci: IBM; Google dan Alán Aspuru-Guzik dari Harvard.
Ketersediaan: 5-10 tahun mendatang.
Itulah terobosan teknologi terbaru dari MIT Technology Review tahun 2018. Yang mana yang paling canggih menurutmu? Yang mana pula yang paling bermanfaat bagi mayoritas orang? 

Disarikan dari Indtimes.com.


Monday, December 12, 2011

STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF

1. Reading Guide (Panduan Membaca)
Dalam beberapa kesempatan, sering terdapat kejadian bahwa materi tidak dapat diselesaikan di dalam kelas dan harus diselesaikan di luar kelas karena banyaknya materi yang harus diselesaikan. Dalam keadaan seperti ini, strategi ini dapat digunakan secara optimal.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Tentukan bacaan yang akan dipelajari.
b. Buat pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab oleh siswa atau kisi-kisi dan boleh juga bagan atau skema yang dapat diisi oleh mereka dari bahan bacaan yang telah dipilih tadi.
c. Bagikan bahan bacaan dengan pertanyaan atau kisi-kisi pada siswa.
d. Tugas siswa adalah mempelajari bahan bacaan dengan menggunakan pertanyaan atau kisi-kisi yang ada. Batasi aktifitas ini sehingga tidak akan memakan waktu yang berlebihan.
e. Bahas pertanyaan atau kisi-kisi tersebut dengan menanyakan jawabannya pada siswa.
f. Diakhir pelajaran beri ulasan secukupnya.

2. Group Resume (Resum Kelompok)
Biasanya sebuah resume menggambarkan hasil yang telah dicapai oleh individu. Resume ini akan menjadi menarik untuk dilakukan dalam group dengan tujuan membantu siswa menjadi lebih akrab atau melakukan team building (kerjasama kelompok) yang anggotanya sudah saling mengenal sebelumnya. Kegiatan ini akan lebih efektif jika resume itu berkaitan dengan materi yang sedang diajarkan.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Bagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil terdiri dari 3-6 anggota.
b. Terangkan pada mereka bahwa kelas mereka itu dipenuhi oleh individu individu yang penuh bakat dan pengalaman.
c. Sarankan bahwa salah satu cara untuk dapat mengidentifikasi dan menunjukkan kelebihan yang dimiliki kelas adalah dengan membuat resume kelompok.
d. Bagikan pada setiap kelompok kertas plano (kertas buram ukuran koran) dan spidol untuk menuliskan resume mereka. Resume harus dapat mencakup informasi yang dapat menjual “kelompok” secara keseluruan.
e. Minta masing-masing kelompok untuk mempresentasikan resume mereka dan catat keseluruan potensi yang di miliki oleh keseluruan kelompok.

3. Questions Students Have (pertanyaan dari siswa)
Teknik ini merupakan teknik yang mudah dilakukan dan dapat dipakai untuk mengetahui kebutuhan serta harapan siswa. Teknik ini menggunakan elisitasi dalam memperoleh partisipasi siswa secara tertulis.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Bagikan potongan-potongan kertas (ukuran kartu pos) kepada siswa.
b. Minta setiap siswa untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang berkaitan dengan materi pelajaran (tidak perlu menuliskan nama).
c. Setelah semua selesai membuat pertanyaan masing-masing diminta untuk memberikan kertas yang berisi pertanyaan kepada teman disamping kirinya. Dalam hal ini jika posisi duduk siswa adalah lingkaran, nantinya akan terjadi gerakan perputaran kertas searah jarum jam. Jika posisi duduk berderet sesuaikan dengan posisi mereka asalkan semua siswa dapat giliran untuk membaca semua pertanyaan dari teman-temannya.
d. Pada saat menerima kertas dari teman disampingnya siswa diminta untuk membaca pertanyaan yang ada. Jika pertanyaan itu juga ingin diketahui jawabannya, maka dia harus memberi tanda centang (V), jika tidak ingin diketahui atau tidak menarik, berikan langsung kepada teman disamping kiri. Dan begitu seterusnya sampai semua soal kembali kepada pemiliknya.
e. Ketika kertas pertanyaan tadi kembali kepada pemiliknya siswa diminta untuk menghitung tanda centang yang ada pada kertasnya. Pada saat ini carilah pertanyaan yang mendapat tanda centang paling banyak.
f. Beri respon kepada pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan a) jawaban langsung secara singkat, b) menunda jawaban sampai pada waktu yang tepat atau waktu membahas topik tersebut, c) menjelaskan bahwa mata pelajaran ini tidak akan sampai membahas petanyaan tersebut. Jawaban secara pribadi dapat diberikan di luar kelas.
g. Jika waktu cukup, minta beberapa orang siswa untuk membacakan pertanyaan yang dia tulis meskipun tidak mendapatkan tanda centang yang banyak kemudian beri jawaban. Kumpulkan semua kertas. Besar kemungkinan ada pertanyaan-pertanyaan yang akan jawab pada pertemuan berikutnya.

4. Active Knowledge Sharing (Saling tukar pengetahuan)
Strategi ini dapat membawa siswa untuk siap belajar dengan cepat, strategi ini dapat digunakan untuk melihat tingkat kemampuan siswa untuk membentuk kerjasama tim. Strategi ini dilakukan pada hampir semua mata pelajaran.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Buatlah pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi pelajaranyang akan di ajarkan.
b. Minta siswa untuk menjawab dengan sebaik-baiknya.
c. Minta semua siswa untuk berkeliling mencari teman yang dapat membantu menjawab pertanyaan yang tidak di ketahui atau di ragukan jawabannya. Tekankan pada mereka agar saling membantu.
d. Minta siswa untuk kembali ke tempat duduk mereka kemudian periksalah jawaban mereka. Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang tidak dapat di jawab oleh siswa. Guanakan jawaban-jawaban yang muncul sebagai jembatan untuk mengenal topik penting yang akan di sampaikan di kelas.

5. True or false (Benar apa salah)
Strategi ini merupakan aktifitas kolaboratif yang dapat mengajak siswa untuk terlibat ke dalam materi- materi pelajaran dengan segera. Strategi ini menumbuhkan kerjasama berbagai pengetahuan dan belajar secara langsung.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Buatlah pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan materi pelajaran. Beri setiap siswa satu kertas kemudian mereka di minta untuk mengidentifikasi mana pertanyaan yang benar dan mana yang salah. Jelaskan bahwa siswa bebas menggunakan cara apa saja untuk menunjukkan jawaban.
c. Jika proses ini selesai, bacalah masing-masing pertanyaan dan mintalah jawaban dari kelas apakah pertanyaan tersebut benar atau salah.
d. Beri masukan untuk setiap jawaban, terangkan bahwa cara kerja siswa adalah bekerja bersama dalam tugas.
e. Tekankan bahwa kerja sama kelompok yang positif akan sangat membantu mereka.

6. Benar salah berantai
Strategi ini mendorong kerjasama kelompok dalam belajar. Dengan strategi ini, siswa dapat belajar dengan cepat untuk materi yang banyak.
Materi-materi yang bahan bacaannya dimiliki oleh siswa akan sangat baik diajarkan dengan menggunakan strategi ini.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Tentukan topik yang akan di pelajari, dan tentukan juga bahan bacaannya.
b. Buatlah beberapa pertanyaan tentang teks bacaan yang mengandung unsur benar atau salah.
c. Pertanyaan –pertanyaan tadi di kelompokkan menjadi beberapa kelompok dan masing- masing kelompok di tulis dalam selembar kertas.
d. Bagilah siswa menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jumlah kertas yang di buat. Usahakan masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 orang. Jangan terlalu banyak agar setiap orang dapat memberi kontribusi secara aktif.
e. Setiap kelompok di beri kertas yang telah berisi pertanyaan-pertanyaan. Dengan ini akan di dapatkan kelompok 1 memegang kertas A, kelompok 2 memegang kertas B, kelompok 3 memegang kertas C, dst.
f. Tugas setiap kelompok adalah menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang mereka miliki kemidian menentukan apakah pertanyaan-pertanyaan tersebut Benar atau Salah.
g. Setelah semua kelompok selesai melakukan tugas, kertas di putar untuk diberikan pada kelompok di sampingnya. Dengan ini kelompok 2 akan mendapatkan kertas baru, kertas A, kelompok 3 menerima kertas B, kelompok 4 menerima kertas C, dst. Sementara kelompok satu akan menerima kertas dari kelompok terakhir.
h. Setelah masing-masing kelompok menerima kertas yang baru, tugas seperti pada langkah nomer 6 di ulangi.
i. Setelah selesai di ulang langkah nomer 7, dan langkah nomer 6, dan begitu seterusnya sampai semua kelompok mendapatkan semua kertas.
j. Guru melakukan klasifikasi dengan membaca pertanyaanpertanyaan yang ada. Setiap kelompok di tanya jawabamn mereka dan di bandingkan dengan jawaban kelompok lain.
k. Lakukan sampai selesai atau sesuai dengan waktu dan kondisi yang memungkinkan.

7. Inquiring Minds Want to Know (bangkitkan Minat)
Teknik ini dapat membangkitkan keingintahuan siswa dengan meminta mereka untuk membuat perkiraan-perkiraan tentang suatu topik atau suatu pertanyaan biasanya siswa cenderung diam ketika diajak untuk membahas materi-materi yang belum terpecahkan pada pertemuan sebelumnya.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Buat satu pertanyaan tentang materi pelajaran yang dapat membangkitkan minat siswa untuk mengetahui lebih lanjut atau mendiskusikannya dengan teman. Pertayaan tersebut harus di buat yang sekiranya hanya di ketahui oleh sebagian kecil siswa.
b. Beri saran agar siswa menjawab apa saja sesuai dengan dugaan mereka.
c. Jangan memberi jawaban secara langsung. Tampung semua dugaan-dugaan. Biarkan siswa bertanya-tanya tentang jawaban yang benar.
d. Gunakan pertanyaan tersebut sebagai jembatan untuk mengajarkan apa yang akan di ajarkan pada siswa pada sesi ini. Jangan lupa beri jawaban yang benar di tengah-tengah anda menyampaikan pelajaran.

8. Synergetic Teaching (Pengajaran sinergis)
Ini adalah yang menggabungkan dua cara belajar yang berbeda. Strategi ini memberi kesempatan kepada siswa untuk saling berbagi hasil belajar dari materi yang sama dengan cara yang berbeda dengan membandingkan catatan mereka.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Bagi kelas menjadi dua kelompok.
b. Pindahkan kelompok pertama ke kelas lain, atau tempat lain yang tidak memungkinkan mereka mendengarkan pelajaran anda untuk membaca
bacaan dari topik yang akan anda ajarkan. Pastikan bahwa bacaan dapat di pahami dengan baik dan sesuai dengan waktu yang anda gunakan dalam mengajar.
c. Dalam waktu yang sama, sampaikan materi tersebut pada kelompok ke dua dengan strategi ceramah di kelas.
d. Setelah selesai, mintalah siswa untuk berpasangan dengan kawan yang tadi menerima pelajaran dengan cara yang berbeda. Anggota kelompok yang satu akan mencari kawan dari anggota kelompok dua.
e. Keduanya di minta untuk menggabungkan hasil belajar yang mereka peroleh dengan cara yang berbeda tersebut.
f. Minta beberapa orang untuk menyampaikan hasil belajar mereka atau menjawab pertanyaan yang di sampaikan.
g. Beri penjelasan untuk setiap jawaban siswa yang belum jelas.


9. Guided Teaching (panduan Mengajar)
 Dalam strategi ini, guru bertanya kepada siswa satu atau dua pertanyaan untuk mengetahui tingkat  pemahaman siswa atau untukmemperoleh hipotesa atau kesimpulan kemudian membaginya kepada
kategori.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Sampaikan beberapa pertanyaan pada siswa untuk mengetahui pikiran dan kemampuan yang mereka miliki. Gunakan pertanyaan-pertanyaan yang mempunyai beberapa kemungkinan jawaban.
b. Beri waktu beberapa menit untuk memberi kesempatan pada siswa untuk menjawab pertanyaan. Anjurkan mereka untuk bekerja berdua atau dalam kelompok kecil.
c. Minta siswa untuk menyampaikan hasil jawaban mereka dan catat jawaban jawaban yang mereka sampaikan. Jika memungkinkan tulis di depan papan tulis dengan mengelompokan jawaban mereka ke dalam kategori-kategori yang nantinya akan di sampaikan dalam pembelajaran.
d. Sampaikan poin-poin utama dari materi anda dengan ceramah yang interaktif.
e. Minta siswa untuk membandingkan jawaban mereka dengan poin-poin yang telah di sampaikan. Catat poin-poin yang dapat memperluas bahasan materi.

10. Active Debate (Debat aktif)
Debat bisa menjadi satu metode berharga yang dapat mendorong pemikiran dan perenungan terutama kalau siswa diharapkan dapat mempertahankan pendapat yang bertentangan dengan keyakinan mereka
sendiri. Strategi ini secara aktif melibatkan semua siswa di dalam kelas bukan hanya para pelaku debatnya saja.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Kembangkan sebuah pernyataan yang kontroversial yang berkaitan denganmateri pelajaran.
b. Bagi kelas ke dalam dua tim. Minta satu kelompok berperan sebagai pendukung atau kelompok yang “pro” dan kelompok lain menjadi penentang atau “kontra”.
c. Berikutnya buat dua sampai empat sub kelompok dan masing-masing kelompok debat.
d. Siapkan dua sampi empat kursi untuk para juru bicara pada kelompok “pro” dan jumlah kursi yang sama unt uk kelompok “kontra”. Siswa lain duduk di belakang para juru bicara. Mulailah debat dengan cara curu bicara mempresentasikan pandngan mereka.
e. Setelah mendengar argumen pembuka hentikan debat dan kembali ke subkelompok.
Setiap sub-kelompok di minta untuk mempersiapkan argument yang menolak argumen pembuka dari kelompok lawan. Setiap subkelompok
memilih juru bicara, usahakan yang baru.
f. Lanjutkan kembali debat. Juru bicara yang saling berhadapan di minta untuk memberikan argumen penentang. Ketika debat berlangsung, peserta yang lain di dorong untuk memberikan catatan yang berisi ulasan argumen atau bantahan.
g. Pada saat yang tepat akhir debat. Tidak perlu menentukan kelompok mana yang menang, buatlah kelas melingkar. Pastikan bahwa kelas teritegrasi dengan meminta mereka duduk berdampingan dengan mereka yang berada di kelompok lawan. Diskusikan apa yang telah di pelajari oleh siswa dari pengalaman debat tersebut. Minta siswa untuk mengidentifikasi argument yang paling baik menurut mereka.

11. Point-counterpoint
Strategi ini sangat baik dipakai untuk melibatkan siswa dalam mendiskusikan isu-isu kompleks secara mendalam. Strategi ini mirip dengan debat, hanya saja dikemas dalam suasana yang tidak terlalu formal.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Pilihlah issu-issu yang mempunyai beberapa perspektif.
b. Bagilah siswa ke dalam kelompok-kelompok sesuai dengan jumlah perspektif yang telah di tentukan.
c. Minta masing-masing kelompok untuk menyiapkan argumen-argumen sesuai dengan pandangan kelompok yang di wakili. Dalam aktifitas ini, pisahkan tempat duduk masing-masing kelompok.
d. Kumpulkan kembali semua siswa dengan catatan, siswa duduk berdekatan dengan teman-teman satu kelompok.
e. Mulailah debat dengan mempersilahkan kelompok mana saja yang akan memulai.
f. Setelah salah seorang siswa menyampaikan satu argumen sesuai dengan pandngan kelompoknya, mintalah tanggapan, bantahan atau koreksi dari kelompok yang lain perihal issu yang sama.
g. Lanjutkan proses ini sampai waktu yang memugkinkan.
h. Rangkuman debat yang baru saja di laksanakan dengan menggarisbawahi atau mungkin mencari titik temu dari argumen-argumen yang muncul.

12. Learning starts with A questions (Pelajaran dimulai dengan pertanyaan)
Belajar sesuatu yang baru akan lebih efektif jika siswa itu aktif dan terus bertanya ketimbang hanya menerima apa yang disampaikan oleh guru. Salah satu cara untuk membuat siswa belajar secara aktif adalah dengan membuat mereksa bertanya tentang materi pelajaran sebelum ada penjelasan dari guru, strategi ini dapat menggugah siswa untuk menggapai kunci belajar yaitu bertanya.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Pilih bahan bacaan yang sesuai kemudian bagikan pada siswa.
b. Minta siswa untuk mempelajari bacaan secara sendirian atau dengan teman.
c. Minta siswa untuk memberi tanda pada bagian bacaan yang tidak dipahami. Anjurkan mereka untuk memberi tanda sebanyak mungkin. Jika waktu memungkinkan, gabungkan pasangan belajar dengan pasangan belajar yang lain, kemudian minta mereka untuk membahas poin-poin yang tidak di ketahui yang telah di beri tanda.
d. Di dalam pasangan atau kelompok kecil. Minta siswa untuk menuliskan pertanyaan tentang materi yang telah mereka baca.
e. Kumpulkan pertanyaan-pertanyaan yang telah di tulis oleh siswa.
f. Sampaikan materi pelajaran dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan.

13. Card sort (sortir kartu)
Strategi ini merupakan kegiatan kolaboratif yang bisa digunakan untuk mengajarkan konsep, karakteristik klasifikasi, fakta tentang obyek atau mereview ilmu yang telah diberikan sebelumnya, gerakan fisik yang dominan dalam strategi ini dapat membantu mendinamisir kelas yang kelelahan.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Setiap siswa di beri potongan kertas yang berisi informasi atau contoh yang tercakup dalam satu atau lebih kategori.
b. Mintalah siswa untuk bergerak dan berkeliling di dalam kelas untuk menemukan kartu dengan kategori yang sama.
c. Siswa dengan kategori yang sama di minta mempresentasikan kategori masing- masing di depan kelas.
d. Seiring dengan presentasi dari tiap-tiap kategori tersebut, berikan poin-poin penting terkait materi pelajaran.

14. The power of two (kekuatan dua kepala)
Aktivitas pembelajaran ini digunakan untuk mendorong pembelajaran kooperatif dan memperkuat arti penting serta manfaat sinergi dua orang.
Strategi ini mempunyai prinsip bahwa berpikir berdua jauh lebih baik dari pada berpikir sendiri.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Ajukan satu atau lebih pertanyaan yang menuntut perenungan dan pemikiran.
b. Siswa di minta untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara individual.
c. Setelah semua siswa menjawab dengan lengkap semua pertanyaan, mintalah mereka untuk berpasangan dan saling bertukar jawaban satu sama lain serta membahasnya.
d. Mintalah pasangan-pasangan tersebut membuat jawaban baru untuk setiap pertanyaan, sekaligus memperbaiki jawaban individual mereka.
e. Ketika semua pasangan telah menulis jawaban-jawaban baru bandingkan jawaban setiap pasangan di dalam kelas.

15. Jigsaw learning (belajar model jigsaw)
Strategi ini merupakan strategi yang menarik untuk digunakan jika materi yang akan dipelajari dapat dibagi menjadi beberapa bagian dan materi tersebut tidak mengharuskan urutan penyampaian. Kelebihan strategi ini adalah dapat melibatkan seluruh siswa dalam belajar dan sekaligus mengajarkan kepada orang lain.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Pilihlah materi pelajaran yang dapat dibagi menjadi beberapa segmen (bagian).
b. Bagilah siswa menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jumlah segmen
yang ada. Jika jumlah siswa adalah 50 sementara jumlah segmen yang ada adalah 5, maka masing- masing kelompok terdiri dari 10 orang. Jika jumlah ini dianggap terlalu besar, bagi lagi menjadi dua, sehingga setiap kelompok terdiri dari 5 orang, kemudian setelah proses selesai gabungkan kedua kelompok pecahan tersebut.
c. Setiap kelompok mendapat tugas membaca dan memahami materi yang berbeda-beda.
d. Setiap kelompok mengirimkan anggotanya ke kelompok lain untuk menyampaikan apa yang telah mereka pelari di kelompok.
e. Kembalikan suasana kelas seperti semula kemudian tanyakanlah sekiranya ada persoalan-persoalan yang tidak terpecahkan dalam kelompok.
f. Sampaikan beberapa pertanyaan kepada siswa untuk mengecek pemahaman mereka terhadap materi.

16. Snow balling (bola salju)
Strategi ini digunakan untuk mendapatkan jawaban yang dihasilkan dari diskusi siswa secara bertingkat. Dimulai dari kelompok kecil kemudian dilanjutkan dengan kelompok yang lebih besar sehingga pada akhirnya akan memunculkan dua atau tiga jawaban yang telah disepakati oleh siswa secara berkelompok.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Sampikan topik materi yang akan di ajarkan.
b. Minta siswa untuk menjawab secara berpasngan (dua orang).
c. Setelah siswa yang bekerja berpasangan tadi mendapatkan jawaban, pasangan tadi di gabungkan dengan pasangan di sampingnya. Dengan ini terbentuk kelompok dengan anggota empat orang.
d. Kelompok berempat ini mengerjakan tugas yang sama seperti dalam kelompok dua orang. Tugas ini dapat di lakukan dengan membandingkan jawaban kelompok dua orang dengan kelompok yang lain. Dalam langkah ini perlu di tegaskan bahwa jawaban ke dua kelompok harus di sepakati oleh semua anggota kelompok baru.
e. Setelah kelompok berempat ini selesai mengerjakan tugas, setiap kelompok di gabungkan dengan satu kelompok yang lain. Dengan ini muncul kelompok baru yang anggotanya delapan orang.
f. Yang dikerjakan oleh kelompok baru ini sama dengan tugas pada langkah ke empat di atas. Langkah ini dapat di lanjutkan sesuai dengan jumlah siswa atau waktu yang tersedia.
g. Masing-masing kelompok di minta menyampaikan hasilnya pada kelas.
h. Pengajar akan membandingkan jawaban dari masing-masing kelompok kemudian memberikan ulasan-ulasan dan penjelasan-penjelasan secukupnya sebagai klarifikasi dari jawaban siswa.

17. Everyone is a Teacher Here (setiap orang adalah guru)
Strategi ini sangat tepat untuk mendapatkan partisipasi kelas secara keseluruhan dan secara individual. Strategi ini memberi kesempatan kepada setiap siswa untuk berperan sebagai guru bagi kawan-kawanya. Dengan strategi ini siswa yang tidak mau terlibat akan ikut serta dalam pembelajaran secara aktif.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Bagikan secarik kertas atau kartu indeks kepada seluruh siswa. Setiap siswa diminta untuk menuliskan satu pertanyaan tentang materi yang sedang dipelajari dikelas (misalnya tugas membaca) atau sebuah topik khusus yang akan didiskusikan di dalam kelas.
b. Kumpulkan kertas, acak kertas tersebut kemudian bagikan kepada setiap siswa. Pastikan bahwa tidak ada siswa yang menerima saat yang ditulis sendiri. Minta mereka untuk membaca dalam hati pertanyaan dalam kertas tersebut kemudian memikirkan jawabannya.
c. Minta siswa secara sukarela untuk membacakan pertanyaan tersebut dan menjawabnya.
d. Setelah jawaban diberikan minta siswa lainnya untuk menambahkan
e. Lanjutkan dengan sukarelawan berikutnya.

18. Peer lessons (belajar dari teman)
Strategi ini baik digunakan untuk menggairahkan kemauan siswa untuk mengajarkan materi kepada temannya. Strategi ini akan sangat membantu siswa di dalam mengajarkan materi kepada teman-teman sekelas.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Bagi siswa menjadi kelompok-kelompok kecil sebanyak segmen mater yang akan di sampaikan.
b. Masing-masing kelompok kecil di beri tugas untuk mempelajari satu topic materi, kemudian mengajarkannya pada kelompok lain. Topik-topik yang di berikan harus yang saling berhubungan.
c. Minta setiap kelompok untuk menyiapkan strategi untuk menyampaikan materi pada mereka untuk tidak menggunakan metode ceramah atau seperti membaca laporan.
d. Buat beberapa saran.
e. Beri mereka waktu yang cukup untuk persiapan, baik di dalam maupun di luar kelas.
f. Setiap kelompok menyampaikan materi sesuai tugas yang telah di berikan.
g. Setelah semua kelompok melaksanakan tugas, beri kesimpulan dan klarifikasi sekiranya ada yang perlu di luruskan dari pemahaman siswa.

19. Learning contract (kontrak belajar)
Belajar mandiri sering lebih mandalam dan lebih permanent pengaruhnya, akan tetapi guru harus yakin bahwa ada kesepakatan yang jelas tentang apa dan bagaimana sesuatu yang akan dipelajari.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Setiap siswa di minta untuk memilih sebuah topik yang akan di pelajari secara mandiri.
b. Doronglah siswa untuk membuat rencana studi dengan hati- hati. Beri waktu yang cukup untuk membuat perencanaan.
c. Mintalah siswa untuk membuat kontrak tertulis.

20. Index card match (mencari pasangan)
Stategi ini cukup menyenangkanyang digunakan untuk mengulang materi yang telah diberikan sebelumnya. Namun materi barupun tetap bisa diajarkan dengan strategi ini dengan catatan siswa diberi tugas mempelajari topik yang akan diajarkan terlebih dahulu, sehingga ketika masuk kelas mereka sudah memiliki bekal pengetahuan.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Buatlah potongan-potongan kertas sebanyak jumlah siswa yang ada dalam kelas.
b. Bagi kelas-kelas tersebut menjadi dua bagian yang sama.
c. Pada separuh bagian, tulis pertanyaan tentang materi yang akan di ajarkan. Setiap kertas bersi satu pertanyaan.
d. Pada separuh kertas yang lain, tulis jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang tadi di buat.
e. Kocoklah semua kertas sehingga akan tercampur antara soal dan jawaban.
f. Setiap siswa di beri satu kertas. Jelaskan bahwa ini adalah aktifitas yang di lakukan berpasangan. Separuh siswa akan mendapatkan soal dan separuh yang lain akan mendapatkan jawaban.
g. Minta siswa untuk menemukan pasangan , minta mereka untuk duduk berdekatan. Terangkan juga agar mereka tidak memberitahu materi yang mereka dapatkan pada teman yang lain.
h. Setelah semua siswa menemukan pasangan dan duduk berdekatan, minta setiap pasangan secara bergantian untuk membacakan soal yang di peroleh dengan keras pada teman-teman yang lain. Selanjutnya soal tersebut di jawab oleh pasangannya.
i. Akhiri proses ini dengan membuat klarifikasi dan kesimpulan.

21. Physical self assessment (mempersiapkan diri dalam kelompok)
Seorang guru perlu me ngetahui sejauh mana tingkat pemahaman siswa atas materi pelajaran yang diberikan atau sejauh mana hasil belajar yang telah dicapai oleh mereka. Strategi ini dapat menjadi strategi yang menarik dan menyenangkan, dapat juga digunakan sebagai cara mengubah aktivitas kelas.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Buatlah pertanyaan yang akan di pakai untuk menilai siswa.
b. Atur ruangan sedemikian rupa atau pinggiran kursi dan meja, kalau ada, kemudian minta siswa untuk berdiri di belakang kelas.
c. Tuliskan angka 1 sampai 5 pada sepotong kertas, usahakan ukurannya cukup besar, untuk skala penilaian.
d. Tempelkan angka-angka tersebut pada tempat yang terpisah di dalam kelas.
e. Setiap pertanyaan di bacakan, siswa di minta untuk berkumpul di sekitar angka yang menurut mereka sesuai dengan kondisi mereka. Anjurkan siswa untuk menilai diri mereka sendiri.
f. Setelah semua siswa memutuskan pilihan masing-masing, tanyakan mengapa mereka memilih angka tersebut.
g. Setelah mendengarkan beberapa pendapat dari mereka, beri kesempatan pada setiap siswa untuk berpindah sekiranya mereka menghendaki.

Diambil dari materi PLPG UMS