Tuesday, December 27, 2022

 

Apa itu Kurikulum Merdeka?

Sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran, Kurikulum Merdeka (yang sebelumnya disebut sebagai kurikulum prototipe) dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik. Karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah:

  1. Pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila.
  2. Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.
  3. Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal.

Prinsip Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka mencakup tiga tipe kegiatan pembelajaran sebagai berikut:

  1. Pembelajaran intrakurikuler yang dilakukan secara terdiferensiasi sehingga peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Hal ini juga memberikan keleluasaan bagi guru untuk memilih perangkat ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didiknya.
  2. Pembelajaran kokurikuler berupa projek penguatan Profil Pelajar Pancasila,  berprinsip pembelajaran interdisipliner yang berorientasi pada pengembangan karakter dan kompetensi umum.
  3. Pembelajaran ekstrakurikuler dilaksanakan sesuai dengan minat murid dan sumber daya satuan pendidik.

Alokasi jam pelajaran pada struktur kurikulum dituliskan secara total dalam satu tahun dan dilengkapi dengan saran alokasi jam pelajaran jika disampaikan secara reguler/mingguan.

Pelaksanaan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka merupakan siklus yang melalui tiga tahapan berikut:

1. Asesmen diagnostik

Guru melakukan asesmen awal untuk mengenali potensi, karakteristik, kebutuhan, tahap perkembangan, dan tahap pencapaian pembelajaran murid. Asesmen umumnya dilaksanakan pada awal tahun pembelajaran, sehingga hasilnya dapat digunakan untuk melakukan perencanaan lebih lanjut terkait metode pembelajaran yang sebaiknya digunakan.

2. Perencanaan

Guru menyusun proses pembelajaran sesuai dengan hasil asesmen diagnostik, serta melakukan pengelompokan murid berdasarkan tingkat kemampuan.

3. Pembelajaran

Selama proses pembelajaran, guru akan mengadakan asesmen formatif secara berkala, untuk mengetahui progres pembelajaran murid dan melakukan penyesuaian metode pembelajaran, jika diperlukan. Pada akhir proses pembelajaran, guru juga bisa melakukan asesmen sumatif sebagai ​​proses evaluasi ketercapaian tujuan pembelejaran

Tujuan Kurikulum Merdeka

Tujuan kurikulum merdeka yang pertama, yaitu menciptakan pendidikan yang menyenangkan bagi peserta didik dan guru. Kurikulum ini menekankan pendidikan Indonesia pada pengembangan aspek keterampilan dan karakter sesuai dengan nilai-nilai bangsa Indonesia.

Mengejar Ketertinggalan Pembelajaran

Salah satu tujuan kurikulum merdeka adalah mengejar ketertinggalan pembelajaran yang disebabkan oleh pandemi covid-19. Kurikulum ini dibuat dengan tujuan agar pendidikan di Indonesia bisa seperti di negara maju, yang mana siswa diberi kebebasan dalam memilih apa yang diminatinya dalam pembelajaran.

Mengembangkan Potensi Peserta Didik

Tujuan kurikulum merdeka selanjutnya, yaitu mengembangkan potensi peserta didik. Kurikulum ini dibuat sederhana dan fleksibel sehingga pembelajaran akan lebih mendalam. Selain itu, kurikulum merdeka juga berfokus pada materi esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik pada fasenya.

Dengan adanya kurikulum merdeka, diharapkan mampu mengembangkan kompetensi para peserta didik. Hal ini menjadi keunggulan tersendiri, di mana kurikulum ini lebih menekankan pada kebebasan peserta didik. Kurikulum ini juga memudahkan para guru dalam memberikan pembelajaran kepada peserta didik.

Perbedaan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum Sebelumnya

Sekolah Dasar (SD)

Perbedaan kurikulum merdeka dengan kurikulum sebelumnya di tingkat SD, yaitu terdapat pemisahan antara mata pelajaran IPA dan IPS. Sementara itu, pada kurikulum pratotipe, kedua mata pelajaran ini digabung menjadi satu mata pelajaran menjadi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Adapun tujuan penggabungan mata pelajaran ini sebagai persiapan ketika siswa melanjutkan pendidikan level sekolah menengah pertama (SMP).

Sekolah Menengah Peryama (SMP)

Perbedaan kurikulum merdeka dengan kurikulum sebelumnya di tingkat SMP, yaitu ada pada mata pelajaran informatika. Jika sebelumnya lebih bersifat pilihan, maka pada kurikulum prototipe mata pelajaran ini dianggap wajib.

Sekolah Menengah Atas (SMA)

Perbedaan kurikulum merdeka dan kurikulum sebelumnya di tingkat SMA, yaitu jika sebelumnya siswa baru harus memilih jurusan sementara, pada kurikulum prototipe pemilihan jurusan atau peminatan dimulai saat siswa memasuki kelas 11 yang dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan konsultan antara wali kelas, guru BK, dan orang tua siswa.

Keunggulan Kurikulum Merdeka

Ada beberapa keunggulan kurikulum merdeka dengan kurikulum sebelumnya. Berikut sejumlah keunggulan kurikulum merdeka, antara lain:

Lebih Fokus dan Sederhana

Keunggulan kurikulum merdeka dengan sebelumnya, yaitu lebih fokus dan sederhana. Adanya kurikulum ini membuat peserta didik lebih fokus pada materi yang esensial dan pengembangan kompetensi. Selain itu, kurikulum ini lebih mendalam, bermakna, dan tidak terburu-buru.

Jauh Lebih Merdeka

Keunggulan kurikulum merdeka selanjutnya, yaitu lebih merdeka dalam hal pembelajaran. Artinya, kurikulum ini membebaskan peserta didik untuk memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan aspirasinya. Dengan adanya kurikulum ini, baik peserta didik maupun guru bisa mengajar sesuai tahap capaian dan perkembangannya.

Lebih Interaktif

Kurikulum merdeka juga dinilai lebih relevan dan interaktif. Pembelajaran melalui kegiatan projek (project based learning) memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta didik untuk secara aktif mengeksplorasi isu-isu aktual, seperti masalah lingkungan, kesehatan, dan lainnya.

 Sumber : kemendikbud

 

 

 

 

 


Thursday, November 10, 2022

Indikator soal PAS Biologi kelas x

·         dapat menentukan tingkatan organisasi kehidupan makhluk hidup

·         Disajikan sebuah gambar. Siswa dapat menunjukkan tingkat keanekaragaman makhluk hidup

·         Disajikan beberapa macam organisme.  dapat menentukan tingkatan organisme dan alasannya

·         Siswa dapat menentukan faktor-faktor penyebab keanekaragaman makhluk hidup

·         Disajikan sebuah gambar. Siswa dapat menentukan penyebab terbentuknya keanekaragaman   tingkat ekosistem

·         Siswa mampu menyebutkan interaksi hewan yang menunjukkan kompetisi interspesifik

·         Disajikan gambar organisme dalam ekosistem siswa mampu menyebutkan gambar hewan yang   berperan sebagai detritivor

·         Disajikan gambar interaksi organisme dalam ekosistem siswa mampu menyebutkan jenis   interaksi yang terjadi

·         Siswa mampu menggambarkan pembagian wilayah persebaran flora dan fauna Indonesia   berdasarkan garis Wallace dan Weber

·         Siswa mampu menyebutkan contoh fauna di salah satu wilayah Indonesia

·         Disajikan sebuah deskripsi, siswa dapat menentukan tingkatan keanekaragaman hayati

·         Disajikan sebuah data. Siswa dapat menentukan jenis pelestarian pada habitat asli yang tepat

·         Siswa mampu menentukan pemanfaatan keanekaragaman hayati dari berbagai bidang 

·         Berdasarkan gambar peta Indonesia yang disajikan. Siswa dapat menyebutkan pembagian   persebaran keanekaragaman fauna tersebut beserta ciri dan contoh-contoh fauna dari masing-   masing wilayah

·         Siswa dapat mengurutkan tingkatan takson dalam klasifikasi hewan

·         Siswa dapat menyebutkan tujuan dari klasifikasi

·         Siswa dapat menentukan contoh tata nama spesies yang sesuai dengan aturan binomial   nomenclature

·         Disajikan data ciri- ciri protista. Siswa dapat menentukan jenis protista berdasarkan ciri yang   ada

       Berdasarkan gambar yang disajikan. Siswa mampu menyimpulkan apa yang diperoleh   mengenai Protozoa yang terdapat dalam air rendaman jerami

·         Siswa dapat menyebutkan jenis protozoa penyebab penyakit tertentu

·         Berdasarkan data yang ada, siswa dapat menentukan peranan protista

·         Disajikan sebuah gambar plantae. Siswa dapat menentukan bagian dari gambar berdasarkan   fungsinya

·         Menjelaskan daur hidup lumut/ paku

·         Siswa dapat menentukan ciri-ciri dari salah satu filum Animalia

·         Disajikan data ciri-ciri dan gambar hewan. Siswa dapat mengelompokkan ke dalam kelas yang   sama

·         Disajikan gambar. Siswa mampu menentukan salah satu peranan dari kingdom animalia sesuai  gambar

·         Ciri monera

·         Siswa dapat menentukan jenis bakteri yang termasuk kelompok Archaebacteria

·                             Siswa dapat menentukan bentuk bakteri yang menyebabkan penyakit tertentu

·                             Menjelaskan klasifikasi fungi

·         Siswa mampu mengidentifikasi peranan salah satu contoh jamur bagi kehidupan.

·         Berdasarkan gambar yang disajikan. Siswa mampu menyimpulkan apa yang diperoleh   mengenai Fungi yang terdapat dalam hasil preparat tempe (praktikum)

·         Siswa dapat menentukan upaya pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia

·         Disajikan kasus di suatu wilayah Indonesia. Siswa mampu menentukan solusi yang tepat untuk   menangani kasus di wilayah tersebut.

·         Disajikan sebuah gambar. Siswa dapat menentukan penyebab terbentuknya keanekaragaman   tingkat ekosistem

·         Berdasarkan pernyataan data yang disajikan. Siswa dapat menganalisis permasalahan   keanekaragaman hayati dan memberikan solusi dari permasalahan yang disajikan

·         Disajikan gambar virus, siswa dapat menentukan bagian yang berisi DNA atau RNA

·         Siswa dapat menyebutkan peranan salah satu struktur virus

·         Disajikan salah satu gambar proses replikasi virus. Siswa dapat menentukan fase litik dalam   daur virus

·         Disajikan data penyakit yang disebabkan oleh virus dan gejalanya. Siswa dapat menyebutkan   nama penyakit yang tepat serta pencegahannya

·         Disajikan gambar virus. Siswa mampu mengidentifikasi bagian penyusun tubuh virus sesuai   gambar

·         Disajikan gambar struktur tubuh virus. Siswa mampu menentukan fungsi dari bagian struktur   tubuh virus

·         Siswa mampu menentukan gejala penyakit yang disebabkan oleh virus

·         Disajikan gambar. Siswa mampu menentukan jenis virus yang menyebabkan penyakit

·         Siswa mampu menentukan upaya pencegahan infeksi virus

·         Siswa dapat menggambarkan dan menjelaskan reproduksi virus secara lisogenik

·         Disajikan sebuah data ciri virus, siswa dapat menentukan ciri yang sesuai dengan data yang ada

·         Siswa dapat menjelaskan mengapa pada daur lisogenik tubuh kita tidak terasasakit ketika   tubuh   kita infèksi

·         Siswa dapat menjelaskan tujuan salah satu fase pada replikasi virus

·         Siswa dapat menyebutkan jenis penyakit yang disebabkan oleh virus

·         Disajikan data. Siswa menentukan perantara penyebaran virus yang sesuai menurut bidang   kesehatan

·         Siswa mampu menentukan upaya penanganan terhadap infeksi virus

·         Siswa mampu menentukan cara reproduksi virus

·         Disajikan data. Siswa menentukan jenis virus yang merugikan

·         Disajikan data kasus. Siswa mengidentifikasi penyebab permasalahan, akibat dan cara   mengatasinya

 

 

  • Kisi-kisi pas bio xi sem 1 ta 22

  • Disajikan data organel dalam sitoplasma, siswa dapat
  • gambar sel hewan, siswa dapat mengidentifikasi nama organel dan fungsinya pada gambar sel hewan.
  • Siswa dapat menentukan nama organel berdasarkan fungsinya.
  • Diberikan pernyataan pemberian pupuk pada tanaman menentukan organel yang berperan dalam proses fotosintesis.
  • Siswa dapat menyebutkan komponen kimiawi penyusun sel.
  • Seorang siswa melakukan pengamatan sebuah preparat awetan , siswa dapat menganalisis organel sel berdasarkan fungsinya.
  • Disajikan gambar salah satu organel sel, siswa dapat mengidentifikasi fungsi organel berdasarkan gambar
  • Disajikan seringkali, dijumpai tanaman menjadi layu. Siswa dapat menjelaskan kasus ini ditinjau dari konsep transport membran.
  • Disajikan gambar plasmolisis dan turgid, siswa dapat menentukan proses yang terjadi pada percobaan transport pasif
  • Disajikan percobaan dengan merendam daun Rhoeo discolor ke dalam larutan X, siswa dapat menganalisis proses yang terjadi pada percobaan transport  pasif.
  •  Ditampilkan beberapa ciri sel parenkim, siswa dapat menentukan fungsi sel parenkim dengan benar.
  • Ditampilkan berbagai ciri sel penyusun jaringan, siswa dapat menentukan ciri – ciri jaringan parenkim dengan benar.
  • Ditampilkan gambar jaringan penyusun batang, siswa dapat menunjukkan jaringan penyusun batang dengan tepat.
  • Ditampilkan ciri – ciri suatu jaringan, siswa dapat menyebutkan fungsi jaringan dengan tepat.
  • Diberikan data jaringan parenkim dibedakan menjadi 5, yaitu parenkim asimilasi, parenkim air, parenkim pengangkut, parenkim udara dan parenkim penimbun.
  • Siswa dapat menjelaskan fungsi dan contoh tumbuhannya dari masing – masing  parenkim.
  • Disajikan gambar penampang melintang daun, siswa dapat menentukan fungsi  jaringan tertentu..
  • Disajikan gambar penampang melintang batangtumbuhan dikotil, siswa dapat menentukan  fungsi bagian tanaman yang berperan mengangkut hasil fotosintesis.
  • Siswa dapat menjelaskan kemampuan tumbuhan melakukan perbanyakan dng totipotensi.
  •  Siswa dapat Menjelaskan istilah istilah dalam kultur jaringan Siswa dapat menjelaskan  fungsi  jaringan  epitel.
  • Disajikan gambar jaringan epitel, siswa dapat menentukan jenis  jaringan tersebut.
  • Disajikan data ciri-ciri berbagai macam  jaringan hewan, siswa dapat menentukan yang termasuk ciri-ciri jaringan ikat.
  • Disajikan gambar jaringan  ikat , siswa dapat menjelaskan fungsi jaringan tersebut.
  • Disajikan data-data jaringan otot hewan, siswa dapat menentukan fungsi  jaringan tersebut.
  • Dituliskan berbagai sifat pada otot, siswa dapat menentukan kemampuan otot untuk kembali pada posisi semula setelah beraktifitas.
  • Disajikan gambar sel saraf, siswa dapat  menentukan bagian sel saraf penerima rangsang.
  •  Disajikan data sistem organ manusia, siswa dapat  memilih organ penyusun sistem koordinasi.
  • Disajikan berbagai macam sel saraf, siswa dapat memilih macam sel saraf beserta fungsinya yang benar.
  • Disajikan gambar Sistem Havers  pada tulang keras, siswa dapat menentukan nama bagian-bagiannya.
  • Disajikan  gambar bagian tulang keras, siswa dapat menentukan bagian yang  memungkinkan terjadi pembelahan  sel dan menambah ukuran   tulang .
  • Disajikan gambar skema sendi, siswa dapat menentukan pasangan nama sendi dan lokasi yang benar.
  • Disajikan gambar tengkorak manusia, siswa dapat mengidentifikasi  jenis-jenis sendi.
  • Disajikan data ciri-ciri otot, siswa dapat menentukan yang termasuk ciri-ciri otot lurik.
  •  Disajikan gambar cara kerja otot,  siswa dapat menjelaskan jenis cara keerja otot tersebut.
  • Siswa dapat menjelaskan  kelainan otot yang mengalami pengecilan karena lama tidak terlatih untuk bergerak.
  • Siswa dapat menjelaskan  usaha pengobatan kanker tulang.
  • Siswa dapat menjelaskan  ciri otot jantung sebagai otot campuran.
  • Peserta didik dapat menyebutkan komponen-komponen  penyusun sel darah.
  • Disajikan tabel golongan darah  peserta didik dapat menjelaskan dasar transpusi darah yang dapat menyebabkan peristiwa aglutinasi.
  • Disajikan bagan  pembekuan darah peserta didik dapat menjelaskan  proses pembekuan darah.
  • Disajikan data peredaran darah, peserta didik dapat mengurutkan proses peredaran darah.
  • Peserta didik dapat mendiskripsikan berbagai kelainan / penyakit pada sistem peredaran darah.
  • Disajikan pernyataan bahwa dalam  transfusi darah , hal yang perlu diperhatikan adalah jenis aglutinogen donor dan  aglutinin resipien, siswa dapat menganalisis yang  terjadi jika seseorang bergolongan darah AB mendonorkan darahnya kepada orang yang bergolongan darah A
  • Disediakan  efek dari transfuse darah, siswa dapat menjelaskan pengaruh transfui darah pada golongan darah manusia.
  • Disediakan berbagai macam gangguan pada peredaran darah manusia, Siswa dapat menjelaskan gangguan – gangguan pada system peredaran darah manusia.
  • Disediakan metode mengatasi gangguan pada sistem peredaran darah manusia, Siswa dapat menjelaskan metode untuk menanggulangi gangguan pada darah manusia. Siswa dapat menjelaskan urutan  proses penguraian singkong sampai menjadi energi pada tubuh manusia
  • Siswa dapat menjelaskan proses penyerapan hasil pencernaan zat makanan.
  • Disajikan tabel, siswa dapat menentukan  proses  pencernaan makanan secara kimiawi.
  • Disajikan   sebuah  pernyataan hasil sekresi kelenjar tubuh yang berperan aktif dalam proses pencernaan makanan. Siswa dapat menjelaskan zat yang berfungsi mengubah amilum menjadi maltosa.
  • Disajikan sebuah gambar sistem pencernaan makanan hewan memamah biak, siswa dapat menentukan urutan jalannya makanan dari mulut sampai keempat macam  lambung.
  • Disajikan sebuah  gambar organ  lambung. Siswa dapat menentukan macam-macam gangguan/kelainan pada sistem pencernaan.
  • Siswa dapat menjelaskan jenis-jenis gangguan / kelainan  pada sistem pecernaan manusia.
  • Disajikan tabel hasil uji zat makanan, siswa dapat menganalisis bahan  makanan hasil uji tersebut.
  • Siswa dapat menjelaskan penyebab dan gejalanya pada Gangguan dan kelainan sistem pencernaan makanan manusia.