SOAL BIO KELAS X
1. Tubuh organisme ini tidak tersusun oleh sel melainkan oleh asam nukleat yang
diselubungi protein. Organisme ini adalah ....
A. Monera
B. Protista
C. Algae
D. Virus
E. Fungi
2. Ciri yang paling khas pada organisme hidup adalah ....
A. bereproduksi
B. digesti dan ekskresi
C. dapat bergerak dan berespon
D. tubuhnya tersusun oleh sel
E. tubuhnya dibangun oleh molekul yang mengandung atom C
3. Molekul yang termasuk molekul lipid adalah ….
A. pati, lemak, selulosa
B. lemak, fosfolipid, steroid
C. gula, steroid, asam amino
D. asam nukleat, fosfolipid, pati
E. steroid, asam nukleat, gula
4. Yang dimaksud dengan 2 golongan besar asam nukleat adalah ….
A. DNA & RNA
B. Purin & Pirimidin
C. Nukleotida & gugus fosfat
D. Gula pentosa & nukleotida
E. Asam amino & protein
5. Sel sebagai unit fungsional terkecil di dalam organisme multiseluler mampu
menghasilkan energi. Organel sel yang mampu menghasilkan energi melalui
respirasi sel adalah .…
A. ribosom
B. badan golgi
C. mitokondria
D. retikulum endoplasma
E. kloroplas
6. Pada cabang biologi sel dan molekuler, para ahli mampu menggandakan untai
DNA sehingga dapat mengenali urutan basa nitrogen pada DNA yang dikehendaki.
Alat yang digunakan untuk keperluan tersebut adalah .…
A. electroforesis
B. scanning electron microskop
C. sentrifuge
D. polimerase chain reaction (PCR)
E. spektrofotometer
7. Objek biologi yang memiliki kajian tersempit adalah ....
A. populasi
B. individu
C. jaringan
D. sel
E. molekuler
8. Proses pengangkutan air dan garam mineral dari dalam tanah ke daun pada
tumbuhan dilakukan oleh sel-sel ....
A. xylem
B. ploem
C. parenkim
D. kolenkim
E. epidermis
9. Pernyataan-pernyataan berikut adalah benar, kecuali ….
A. interaksi antara individu dalam populasi disebut interaksi intra species
B. interaksi antara komunitas dengan abiotik disebut ekosistem
C. tidak semua bioma terdiri atas kumpulan produsen, konsumen dan pengurai
D. ekosistem dapat dianggap sebagai sistem.yang terbuka dan dinamis
E. proses transfer energi dalam ekosistem terjadi melalui rantai makanan dan
jaring-jaring makanan
10. Usus halus tersusun atas beberapa jaringan dengan struktur dan fungsi tertentu.
Jaringan pada usus halus yang berfungsi untuk absorpsi adalah .…
A. jaringan ikat
B. jaringan penghubung
C. jaringan epitel
D. jaringan saraf
E. jaringan otot
11. Interaksi antara komponen biotik dan abiotik pada suatu tempat dinamakan ....
A. populasi
B. ekosistem
C. komunitas
D. interaksi interspecies
E. predasi
12. Berikut ini yang bukan komponen abiotik adalah .…
A. air
B. cahaya
C. dekomposer
D. tanah
E. pH
13. Proses makan dan dimakan dalam urutan linier pada suatu ekosistem dinamakan
….
A. rantai makanan
B. predasi
C. siklus energi
D. jaring-jaring makanan
E. tingkat trofik
14. Ada tumbuhan yang daunnya seperti duri, batangnya menyimpan air, dan ada
tumbuhan yang tubuhnya tertutup oleh kutikula yang tebal serta memiliki akar
yang sangat anjang. Tumbuhan seperti ini hidup pada bioma ….
A. padang rumput
B. tiaga
C. padang pasir
D. savana
E. hutan hujan tropis
15. Sistem organ yang berfungsi mengedarkan zat-zat gizi dari usus ke seluruh tubuh
adalah ….
A. sistem saraf
B. sistem hormon
C. sistem gerak
D. sistem sirkulasi
E. sistem pencernaan
16. Bioma ini memiliki tumbuhan yang heterogen dan terdapat epifit dan liana, bioma
ini adalah ….
A. savana
B. taiga
C. hutan boreal
D. hutan hujan tropis
E. hutan decidous
17. Bioma ini terdapat di daerah yang iklimnya memiliki 4 musim.Bioma itu adalah ....
A. hutan konifer
B. hutan hujan tropis
C. hutan decidous
D. taiga
E. savana
18. Tindakan manusia berikut ini yang kurang hati-hati dan kurang bijaksana dapat
menyebabkan kerusakan keseimbangan ekosistem, kecuali ….
A. membuat kawasan industri
B. membangun perkotaan
C. menggunakan pestisida dan insektisida
D. menebangi hutan untuk diambil kayunya
E. membuat suaka alam
19. Perkembangan ekosistem menuju kedewasaan dan keseimbangan disebut ....
A. bioma
B. siklus biogeokimiawi
C. homeostasis
D. efek rumah kaca
E. suksesi ekologis
20. Objek biologi yang memiliki kajian terluas adalah ….
A. bioma
B. ekosistem
C. komunitas
D. populasi
E. individu
21.Cabang biologi yang mengkaji hubungan timbal balik antara mahluk hidup dengan
lingkungannya adalah ....
A. zoologi
B. ekologi
C. sitologi
D. botani
E. evolusi
22. Mikologi merupakan cabang Biologi yang mengkaji ….
A. virus
B. jaringan
C. jamur
D. sel
E. jasad renik
23. Mekanisme dan hukum-hukum pewarisan sifat dikaji dalam .…
A. anatomi
B. fisiologi
C. morfologi
D. genetika
E. taksonomi
24. Taksonomi mengkaji ....
A. kesehatan
B. struktur luar tubuh mahluk hidup
C. serangga dan seluk beluknya
D. pengelompokan / klasifikasi mahluk hidup
E. mekanisme dan hukum-hukum pewarisan sifat
25. Sejak perkembangan mahluk hidup dari tingkat rendah ke tingkat tinggi dipelajari
pada cabang biologi ....
A. evolusi
B. histologi
C. sitologi
D. ekologi
E. taksonomi
26. Cabang-cabang biologi berikut ini berkaitan dengan dunia pertanian, kecuali .…
A. ekologi
B. genetika
C. virologi
D. fisiologi
E. ornitologi
27. Pernyataan berikut ini benar, kecuali .…
A. pengelolaan sumber daya alam harus didasari pemahaman biologi yang baik
B. sikap arif dan bijaksana sangat diperlukan dalam pengelolaan sumber daya
alam
C. pencemaran limbah industri dapat merusak lingkungan biotik sekitarnya
D. hutan lindung boleh dieksploitasi setelah diketahui terdapat kandungan emas
yang banyak di sana
E. IPTEK bertujuan meningkatkan kualitas hidup manusia
28. Mikrobiologi kedokteran telah berhasil mengidentifikasi jenis-jenis mikroba yang
bersifat patogen, dan telah dapat dibuat pula … nya.
A. antigen
B. antibiotik
C. in vitro
D. kloning
E. kultur jaringan
29. Melalui teknik kultur jaringan para ahli dapat menumbuhkan beberapa jenis
tanaman potensial untuk kesejahteraan hidup manusia. Berikut ini yang bukan
beberapa keuntungan teknik kultur jaringan tumbuhan adalah ….
A. waktunya singkat
B. mudah dikontrol
C. tidak memerlukan lahan luas
D. efisien
E. tidak perlu kondisi steril
30. Cabang biologi yang mendasari beberapa cabang biologi lainnya adalah ….
A. bioteknologi
B. fisiologi
C. anatomi
D. genetika
E. sitologi
31. Berikut ini yang merupakan aplikasi cabang biologi bidang mikrobiologi adalah
A. pembuatan yoghurt
B. penyisipan gen
C. pemisahan genom X dan Y
D. superovulasi
E. transpalasi organ
32. Agar ternak sapi betina jenis unggul mengalami superovulasi maka ternak tersebut
diberi suntikan hormon ….
A. PMSG
B. HCG
C. PMSG dan HCG
D. Estrogen dan PMSG
E. HCG dan estrogen
33. Hormon insulin untuk penderita diabetes mellitus dapat dibuat dari bakteri ....
A. Bacillus thuringiensis
B. Monilia sitophila
C. Salmonella
D. Thyposa
E. Escherichaia coli
34. Embrio hasil fertilisasi in vitro sebelum diimplantasikan ke uterus induk sapi atau
domba, dapat disimpan dalam jangka waktu tertentu dalam ....
A. hidrogen cair bersuhu –196 derajat celcius
B. nitrogen cair bersuhu –196 derajat celcius
C. oksigen cair bersuhu –100 derajat celcius
D. nitrogen cair bersuhu –120 derajat celcius
E. hidrogen cair bersuhu –120 derajat celcius
35. Pemanfaatan cabang biologi yang terkait pada industri jamu adalah sebagai berikut,
kecuali ….
A. taksonomi tumbuhan
B. mikrobiologi
C. fisiologi tumbuhan
D. anatomi tumbuhan
E. evolusi tumbuhan
16. Tanaman padi dan palawija yang berumur pendek, tahan terhadap serangan hama
wereng, dan hasil produksinya banyak, dapat diperoleh dengan cara ….
A. teknik mutasi buatan dengan penyinaran sinar radioaktif
B. teknik mutai buatan dengan perendaman senyawa kolkisin
C. teknik pemotongan, penyambungan, dan penyisipan gen
D. teknik kultur jaringan
E. teknik fertilisasi in vitro
37. Penggunaan pupuk N yang berlebihan pada areal pertanian atau perkebunan
dapat mengakibatkan hal-hal berikut ini, kecuali ....
A. eutrofikasi oleh eceng gondok
B. blooming algae
C. penyakit methemoglobinemia
D. penyakit minamata
E. organisme air mati
38. Buah-buahan dapat berukuran besar dan tanpa biji dapat diperoleh dengan cara
....
A. teknik mutasi buatan dengan penyinaran sinar radioaktif
B. teknik mutasi buatan dengan perendaman senyawa kolkisin
C. teknik pemotongan, penyambungan, dan penyisipan gen
D. teknik kultur jaringan
E. teknik fertilisasi in vitro
39. Berikut ini adalah contoh-contoh aplikasi biologi pada dunia kedokteran, kecuali
....
A. transplantasi organ
B. penyuntikan gen leptin
C. teknik superovulasi
D. fertilisasi in vitro
E. pembuatan vaksin virus flu burung
40. Pernyataan manakah yang salah?
A. objek /kajian biologi mencakup 5 kingdom tanpa virus
B. biologi terapan /bioteknologi diantaranya mencakup pertanian, peternakan,
dan kedokteran
C. toksikologi termasuk ke dalam cabang biologi yang mengkaji lingkungan
D. fosil dan hubungannya dengan sejarah bumi dipelajari dalam palaeontologi
E. ornitologi merupakan cabang dari kajian zoologi
Monday, November 22, 2010
Thursday, August 19, 2010
BIOLOGI KELAS X SEMESTER I
METHODE ILMIAH
Biologi merupakan cabang sains yang mempelajari berbagai permasalahan makhluk hidup, dan untuk mempelajari melalui proses dan sikap ilmiah ini sebagai konsekuensi biologi. Dengan menggunakan proses dan sikap ilmiah akan memperoleh produk ilmiah.
Dalam mempelajari sains terdiri dari 3 komponen yaitu :
1. Sikap ilmiah Merupakan sikap yang harus dimiliki untuk berlaku obbyektif dan jujur saat mengumpulkan dan menganalisa data.
2. Proses ilmiah Merupakan perangkat ketrampilan kompleks yang digunakan dalam melakukan kerja ilmiah.
Proses ilmiah dapat dilakukan dengan pendekatan ketrampilan proses dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu:
• Ketrampilan proses meliputi:
1. Mengobservasi Mencari gambaran atau informasi tentang objek penelitian melalui indera. Dalam biologi hasil observasi seringkali dibuat dalam bentuk gambar (misal gambar dunia dll), bagan (missal bagan siklus hidup kupu-kupu), tabel (misal tabel pertumbuhan penduduk suatu wilayah), grafik (misal grafik hubungan antara tabel pertumbuhan kecambah), dan tulisan.
2. Menggolongkan Untuk mempermudah dalam mengidentifikasi suatu permasalahan.
3. Menafsirkan Memberikan arti sesuatu fenomena/kejadian berdasarkan atas kejadian lainnya.
4. Mempraktikkan/meramalkan Memperkirakan kejadian berdasarkan kejadian sebelumnya serta hukum-hukum yang berlaku. Prakiraan dibedakan menjadi dua macam yaitu prakiraan intrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan pada data yang telah terjadi; kedua prakiraan ekstrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan logika di luar data yang terjadi.
5. Mengajukan pertanyaan Berupa pertanyaan bagaimana, karena pertanyaan ini menuntut jawaban yang diperoleh dengan proses.
• Langkah sistematis dalam proses ilmiah/metode ilmiah meliputi:
a) Merumuskan masalah
Ada tiga cara dalam merumuskan permasalahan yaitu:
1) Apakah variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat objek eksperimen?
2) Bagaimana pengeruh variabel bebas terhadap variabel terikat objek eksperimen?
3) Apakah ada hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat objek eksperimen
b) Menyusun kerangka berfikir
Kerangka berfikir dicari melalui kepustakaan atau fakta empiris.
c) Merumuskan hipotesis
Hipotesis merupakan suatu dugaan yang merupakan jawaban sementara terhadap masalah sebelum dibuktikan. Ada 2 macam hipotesis dalam eksperimen, yaitu:
1) Hipotesis nol (H0) : tidak ada pengnaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat.
2) Hipotesis alternatif (H1) : ada pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat
d) Melakukan eksperimen
Untuk mendukung atau menyangkal hipotesa itu perlu dibuktikan melalui eksperimen. Dalam melakukan eksperimen melalui tahapan-tahapan sebagai berikut:
1) Taraf perlakuan
2) Pengendalian faktor lain
3) Ulangan
4) Pengukuran
e) Analisis data
Analisa data dapat menggunakan statistik atau secara deskriptif.
f) Menarik kesimpulan
Ada dua kemungkinan dalam kesimpulan yaitu hipotesis diterima (dugaan sementara sesuai dengan eksperimen) atau ditolak (dugaan sementara tidak sesuai dengan eksperimen).
g) Publikasi
Hasil penelitian di publikasikan ke kalayak melalui jurnal penelitian, seminar atau lewat internet.
Biologi merupakan cabang sains yang mempelajari berbagai permasalahan makhluk hidup, dan untuk mempelajari melalui proses dan sikap ilmiah ini sebagai konsekuensi biologi. Dengan menggunakan proses dan sikap ilmiah akan memperoleh produk ilmiah.
Dalam mempelajari sains terdiri dari 3 komponen yaitu :
1. Sikap ilmiah Merupakan sikap yang harus dimiliki untuk berlaku obbyektif dan jujur saat mengumpulkan dan menganalisa data.
2. Proses ilmiah Merupakan perangkat ketrampilan kompleks yang digunakan dalam melakukan kerja ilmiah.
Proses ilmiah dapat dilakukan dengan pendekatan ketrampilan proses dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu:
• Ketrampilan proses meliputi:
1. Mengobservasi Mencari gambaran atau informasi tentang objek penelitian melalui indera. Dalam biologi hasil observasi seringkali dibuat dalam bentuk gambar (misal gambar dunia dll), bagan (missal bagan siklus hidup kupu-kupu), tabel (misal tabel pertumbuhan penduduk suatu wilayah), grafik (misal grafik hubungan antara tabel pertumbuhan kecambah), dan tulisan.
2. Menggolongkan Untuk mempermudah dalam mengidentifikasi suatu permasalahan.
3. Menafsirkan Memberikan arti sesuatu fenomena/kejadian berdasarkan atas kejadian lainnya.
4. Mempraktikkan/meramalkan Memperkirakan kejadian berdasarkan kejadian sebelumnya serta hukum-hukum yang berlaku. Prakiraan dibedakan menjadi dua macam yaitu prakiraan intrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan pada data yang telah terjadi; kedua prakiraan ekstrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan logika di luar data yang terjadi.
5. Mengajukan pertanyaan Berupa pertanyaan bagaimana, karena pertanyaan ini menuntut jawaban yang diperoleh dengan proses.
• Langkah sistematis dalam proses ilmiah/metode ilmiah meliputi:
a) Merumuskan masalah
Ada tiga cara dalam merumuskan permasalahan yaitu:
1) Apakah variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat objek eksperimen?
2) Bagaimana pengeruh variabel bebas terhadap variabel terikat objek eksperimen?
3) Apakah ada hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat objek eksperimen
b) Menyusun kerangka berfikir
Kerangka berfikir dicari melalui kepustakaan atau fakta empiris.
c) Merumuskan hipotesis
Hipotesis merupakan suatu dugaan yang merupakan jawaban sementara terhadap masalah sebelum dibuktikan. Ada 2 macam hipotesis dalam eksperimen, yaitu:
1) Hipotesis nol (H0) : tidak ada pengnaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat.
2) Hipotesis alternatif (H1) : ada pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat
d) Melakukan eksperimen
Untuk mendukung atau menyangkal hipotesa itu perlu dibuktikan melalui eksperimen. Dalam melakukan eksperimen melalui tahapan-tahapan sebagai berikut:
1) Taraf perlakuan
2) Pengendalian faktor lain
3) Ulangan
4) Pengukuran
e) Analisis data
Analisa data dapat menggunakan statistik atau secara deskriptif.
f) Menarik kesimpulan
Ada dua kemungkinan dalam kesimpulan yaitu hipotesis diterima (dugaan sementara sesuai dengan eksperimen) atau ditolak (dugaan sementara tidak sesuai dengan eksperimen).
g) Publikasi
Hasil penelitian di publikasikan ke kalayak melalui jurnal penelitian, seminar atau lewat internet.
Thursday, February 11, 2010
SOAL MID SEMESTER 1 BIOLOGI KELAS XII
1. Sebutkan ciri suatu tanaman yang mengalami pertumbuhan !
2. Jelaskan perbedaan antara pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder !
3. Sebutkan factor-factor internal dan eksternal yang mempengaruhi
pertumbuhan pada tanamaman !
4. Sebutkan macam-macam hormone yang mempengaruhi pertumbuhan pada tanaman !
5. Jelaskan pengaruh giberelin pada tanaman !
6. Jelaskan perbedaan antara anabolisme dan katabolisme !
7. Tuliskan sifat-sifat enzim !
8. Jelaskan tahapan-tahapan respirasi aerob disertai dengan hasil akhirnya !
9. Jelaskan proses reaksi terang dan reaksi gelap pada fotosintesis !
10. Tuliskan tahapan-tahapan dalam siklus Calvin !
11. Sebutkan fungsi gen sebagai substansi hereditas !
12. Gambarkan sebuah kromosom berikut keteranganya !
13. Jelaskan perbedaan RNA dan DNA !
14. Jelaskan mekanisme sintesis protein !
15. Jika rantai antisense memilki urutan basa nitrogen GGA SST TAG GTS,
Maka rantai sensenya mempunyai urutan …
Rantai kodonnya adalah …..
1. Sebutkan ciri suatu tanaman yang mengalami pertumbuhan !
2. Jelaskan perbedaan antara pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder !
3. Sebutkan factor-factor internal dan eksternal yang mempengaruhi
pertumbuhan pada tanamaman !
4. Sebutkan macam-macam hormone yang mempengaruhi pertumbuhan pada tanaman !
5. Jelaskan pengaruh giberelin pada tanaman !
6. Jelaskan perbedaan antara anabolisme dan katabolisme !
7. Tuliskan sifat-sifat enzim !
8. Jelaskan tahapan-tahapan respirasi aerob disertai dengan hasil akhirnya !
9. Jelaskan proses reaksi terang dan reaksi gelap pada fotosintesis !
10. Tuliskan tahapan-tahapan dalam siklus Calvin !
11. Sebutkan fungsi gen sebagai substansi hereditas !
12. Gambarkan sebuah kromosom berikut keteranganya !
13. Jelaskan perbedaan RNA dan DNA !
14. Jelaskan mekanisme sintesis protein !
15. Jika rantai antisense memilki urutan basa nitrogen GGA SST TAG GTS,
Maka rantai sensenya mempunyai urutan …
Rantai kodonnya adalah …..
Sunday, August 30, 2009
Prajab 09 Sragen
Yng Tak Terlupakan Di Balai Diklat Sragen
1. Malam Yang AneH
Sore itu, kami datang, tidak kencan namun karena jadwal yang sama maka kamipun datang ke tempat yang sama pada waktu yang sama yaitu di Balai Diklat Kabupaten Sragen, dan kami pun disambut oleh Pak Pandu, yang sore itu pula kami diantar ke tukang cukur di depan Balai Diklat, dengan tangkasnya tukang cukur tersebut menghabisi rambut kami sehingga kamipun dalam waktu kurang 15 menit telah gundul, kami saling memandang dan memang lucu, lucu sekali, angin malam begitu terasa di kepala kami, dinginn.
Kemudian saya pun melihat daftar hunian kamar, ternyata saya di kamar Anggrek 2 bersama 9 teman lain yang datang dari Karanganyar, malam pertama kami tidak bisa tidur, karena suasana kamar yang panas sebenarnya ada AC namun kami sepertinya tidak diperkenankan menghidupkannya, bisa dibayangkan betapa tersiksanya kami.
Malam berikutnya saya mulai bisa tidur, namun tidurkupun tidak bisa nyenyak, ada nyamuk, dan ada suara- suara aneh yang muncul dari penghuni yang tidur disamping saya suara itu begitu mengangguku, ada yang bicara sendiri alias nglindurr, ada yang kerot alias apa ya .. ada juga yang sambil tidur menghafalkan Panca Prasetya Korpri, ada juga yang menyanyi Hymne Pamong Praja. Ah malam yang anehhh.
Rutinitas diklatpun mulai kami jalani dari materi di ruang teori, makan , sampai apel pagi dan apel malam, semua harus dengan baris, ini merupakan sesuatu yang tak pernah kami lakukan, pertama terasa asing tetapi lama kelamaan menjadi biasa.
2. Pak Agus Dan giGi
Sore itu saya dan teman-teman siswa diklat ngantri mandi, sehingga ada yang dapat giliran mandi agak petang, setelah mandi Pak Agus tidak segera keluar dari kamar mandi, keringat dingin mulai keluar dari dahinya, entah apa yang dirasakan, dalam hatinya berkata 1 juta, 1 juta aduhh satu juta hilang, kemudian Beliaupun keluar dengan langkah gontai, campur bingung, saat membenahi letak sabun dan sikat gigi Pak Agus berubah menjadi semangat, karena yang dicarinya ternyata ada bersama sikat gigi, yaitu gigi palsu yang harganya nyampai 1 jutaaa, ndak jadi hilang yaaa Pak.
3. Sama –samA
Pak Luthfi adalah satu-satunya Widyaiswara dari Semarang yang menyampaikan materi tentang komunikasi efektiv, dengan penampilan yang perlente Beliau masuk ruang teori, lucu, menarik sehingga kami tidak ngantuk dibuatnya, kemudian dengan gayanya yang khas berhasil ngerjain salah satu siswa prajab serta panitia Prajab, yang saat siswa tersebut disuruh langsung berangkat tanpa menanyakan lebih dahulu tentang apa yang diminta, ada yang tak terlupakan dari Pak Luthfi bagi saya yaitu sama-sama bothaknya ha;haha .
4. Hantu kamaR MandI
Suara ramai terdengar begitu jelas dari kamar mandi yang satu ini, banyak wanita yang berbincang-bincang diluar kamar mandi mereka ngatri akan mandi, bahkan pintu kamar mandi pun diketuk sehingga sayapun mempercepat mandi, kranpun kami matikan aneh suara ramai tersebut hilang berubah jadi sunyi, kranpun saya hidupkan suara tersebut terdengar lagi, sampai beberapa kali saya lakukan, aneh suara siapa ini, begitu keluar dari kamar mandi ternyata diluar sangat sunyi, saat itu jam 03 dini hari, mungkinkah ini hantu, tapi aku tidak takutttt, setelah ketemu teman ternyata hal serupa juga terjadi, hii hantuuuuu yang tidak menakutkankkkkaaaan
1. Malam Yang AneH
Sore itu, kami datang, tidak kencan namun karena jadwal yang sama maka kamipun datang ke tempat yang sama pada waktu yang sama yaitu di Balai Diklat Kabupaten Sragen, dan kami pun disambut oleh Pak Pandu, yang sore itu pula kami diantar ke tukang cukur di depan Balai Diklat, dengan tangkasnya tukang cukur tersebut menghabisi rambut kami sehingga kamipun dalam waktu kurang 15 menit telah gundul, kami saling memandang dan memang lucu, lucu sekali, angin malam begitu terasa di kepala kami, dinginn.
Kemudian saya pun melihat daftar hunian kamar, ternyata saya di kamar Anggrek 2 bersama 9 teman lain yang datang dari Karanganyar, malam pertama kami tidak bisa tidur, karena suasana kamar yang panas sebenarnya ada AC namun kami sepertinya tidak diperkenankan menghidupkannya, bisa dibayangkan betapa tersiksanya kami.
Malam berikutnya saya mulai bisa tidur, namun tidurkupun tidak bisa nyenyak, ada nyamuk, dan ada suara- suara aneh yang muncul dari penghuni yang tidur disamping saya suara itu begitu mengangguku, ada yang bicara sendiri alias nglindurr, ada yang kerot alias apa ya .. ada juga yang sambil tidur menghafalkan Panca Prasetya Korpri, ada juga yang menyanyi Hymne Pamong Praja. Ah malam yang anehhh.
Rutinitas diklatpun mulai kami jalani dari materi di ruang teori, makan , sampai apel pagi dan apel malam, semua harus dengan baris, ini merupakan sesuatu yang tak pernah kami lakukan, pertama terasa asing tetapi lama kelamaan menjadi biasa.
2. Pak Agus Dan giGi
Sore itu saya dan teman-teman siswa diklat ngantri mandi, sehingga ada yang dapat giliran mandi agak petang, setelah mandi Pak Agus tidak segera keluar dari kamar mandi, keringat dingin mulai keluar dari dahinya, entah apa yang dirasakan, dalam hatinya berkata 1 juta, 1 juta aduhh satu juta hilang, kemudian Beliaupun keluar dengan langkah gontai, campur bingung, saat membenahi letak sabun dan sikat gigi Pak Agus berubah menjadi semangat, karena yang dicarinya ternyata ada bersama sikat gigi, yaitu gigi palsu yang harganya nyampai 1 jutaaa, ndak jadi hilang yaaa Pak.
3. Sama –samA
Pak Luthfi adalah satu-satunya Widyaiswara dari Semarang yang menyampaikan materi tentang komunikasi efektiv, dengan penampilan yang perlente Beliau masuk ruang teori, lucu, menarik sehingga kami tidak ngantuk dibuatnya, kemudian dengan gayanya yang khas berhasil ngerjain salah satu siswa prajab serta panitia Prajab, yang saat siswa tersebut disuruh langsung berangkat tanpa menanyakan lebih dahulu tentang apa yang diminta, ada yang tak terlupakan dari Pak Luthfi bagi saya yaitu sama-sama bothaknya ha;haha .
4. Hantu kamaR MandI
Suara ramai terdengar begitu jelas dari kamar mandi yang satu ini, banyak wanita yang berbincang-bincang diluar kamar mandi mereka ngatri akan mandi, bahkan pintu kamar mandi pun diketuk sehingga sayapun mempercepat mandi, kranpun kami matikan aneh suara ramai tersebut hilang berubah jadi sunyi, kranpun saya hidupkan suara tersebut terdengar lagi, sampai beberapa kali saya lakukan, aneh suara siapa ini, begitu keluar dari kamar mandi ternyata diluar sangat sunyi, saat itu jam 03 dini hari, mungkinkah ini hantu, tapi aku tidak takutttt, setelah ketemu teman ternyata hal serupa juga terjadi, hii hantuuuuu yang tidak menakutkankkkkaaaan
Friday, June 19, 2009
Flu Babi
Ada Apa Dengan FLU BABI
INILAH.COM, Jakarta – Flu Babi alias Swine Flu atau H1N1 setidaknya sudah menewaskan banyak orang di Meksiko. Pandemi Flu Babi juga telah menyebarkan ke Amerika Serikat bahkan seluruh dunia
Bahkan Badan Kesehatan Dunia WHO sudah menyatakan pandemi Flu Babi sudah berada di level 6 alias pandemi global.
Menurut Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P., MARS kepada wartawan di Makassar, Sabtu (25/4), pemerintah melakukan enam langkah untuk kesiapsiagaan mencegah H1N1.
Enam langkah itu adalah:
1. Mengumpulkan data dan kajian ilmiah tentang penyakit ini dari berbagai sumber, 2. Berkoordinasi dengan WHO untuk memantau perkembangan.
3. Membuat surat edaran kewaspadaan dini
4. Melakukan rapat koordinasi dengan para kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan
5. Berkoordinasi dengan Badan Litbangkes untuk kemungkinan pemeriksaan spesimen, dan (6) berkoordinasi dengan Departemen Pertanian dan Departemen Luar Negeri untuk merumuskan langkah-langkah tindakan penanggulangan.
Tjandra mengatakan, penyakit flu babi adalah penyakit influenza yang disebabkan oleh virus influenza A subtipe H1N1 yang dapat ditularkan melalui binatang, terutama babi, dan ada kemungkinan penularan antar manusia.
Secara umum penyakit ini mirip dengan influenza (Influenza Like Illness-ILI) dengan gejala klinis seperti demam, batuk pilek, lesu, letih, nyeri tenggorokan, napas cepat atau sesak napas, mungkin disertai mual, muntah dan diare.
“Virus H1N1 sebenarnya biasa ditemukan pada manusia dan hewan terutama babi tetapi keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Begitu juga dengan virus flu burung H5N1 meskipun sama-sama virus influenza tipe A,” ujar Tjandra.
Menurut Tjandra, cara penularan flu babi melalui udara dan dapat juga melalui kontak langsung dengan penderita. Masa inkubasinya 3-5 hari. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai seperti halnya terhadap flu burung.
“Menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, menutup hidung dan mulut apabila bersin, mencuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas, dan segera memeriksakan kesehatan apabila mengalami gejala flu adalah tahap awal menghindari flu babi,” ujar Tjandra. [L1]
Flu Babi dapat menyebar
Flu babi atau swine influenza (H1N1), pertama kali dideteksi muncul di Meksiko pada 13 April lalu. Virus ini menyebar cepat ke berbagai belahan dunia. Menteri Kesehatan Meksiko, Jose Angel Cordova, Senin (27/4), melaporkan jumlah korban tewas akibat virus H1N1 (flu babi) telah bertambah menjadi 149 orang. Dari jumlah ini, baru 20 yang telah dikonfirmasi terjangkit virus flu babi. Sedangkan sisanya masih menanti hasil uji laboratorium.
Selain Meksiko, sejumlah negara turut melaporkan temuan kasus flu babi di negara mereka. Amerika Serikat, misalnya, mencatat 41 orang telah terjangkit virus flu babi. Sebanyak 28 di antaranya adalah pelajar salah satu sekolah di New York. Selain AS, Kanada dan Selandia Baru turut melaporkan terjangkitnya warga mereka.
Flu Babi atau swine influenza, merupakan virus yang diduga jenis baru dan kombinasi virus flu babi, flu burung, dan flu manusia. Departemen Kesehatan Meksiko menyatakan virus berjenis H1N1 memiliki sejumlah gejala, antara lain demam di atas 39 derajat Celsius, sakit kepala, pegal linu, dan iritasi mata.
Meski diyakini flu babi belum sampai ke Indonesia, Departemen Kesehatan meminta semua daerah, terutama kawasan peternakan waspada.
"Penyakit tersebut bisa menyebar melalui perpindahan manusia dari satu negara ke negara lain," kata Yudhoyono saat membuka rapat antisipasi penyebaran flu babi di kantor Presiden, Senin malam (27/4/2009).
Menurut Yudhoyono, pemerintah akan melakukan berbagai langkah antisipatif, salah satunya pengecekan ke maskapai-maskapai penerbangan, terutama yang berasal dari Meksiko, Amerika Serikat, dan negara-negara yang telah tertular flu babi.
Untuk berjaga-jaga, pemerintah memasang alat deteksi suhu tubuh (thermal scanner) di 10 bandar udara dan pelabuhan Indonesia. Alat yang bisa mendeteksi suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius itu, antara lain, dipasang di Medan, Batam, Bali, Makassar, Jakarta, Surabaya, dan Kalimantan Selatan. Otoritas kesehatan pelabuhan Batam juga memasang body clean disinfection health quarantine, mesin pembersih virus yang melekat di tubuh para pendatang.
Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menjelaskan, tingkat kematian (case fatality rate/CFR) akibat penyakit itu hanya sekitar 6,4 persen, jauh lebih kecil dibanding tingkat kematian akibat flu burung yang hingga kini masih lebih dari 80 persen.
Ditambahkannya, meski kasus itu belum dilaporkan terjadi di Indonesia namun pemerintah sudah memiliki kapasitas memadai untuk mengantisipasi penyebaran virus influenza karena sejak penyakit flu burung merebak pada 2005 berbagai upaya sudah dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi kejadian luar biasa influenza.
Perihal pengobatan terhadap pasien flu babi, menurut Siti Fadilah, sama dengan penanganan terhadap flu burung, yakni dengan oseltamivir (Tamiflu) dan Indonesia masih memiliki cukup stok obat antivirus oseltamivir yang efektif untuk pengobatan flu burung dan penyakit influenza babi.
INILAH.COM, Jakarta – Flu Babi alias Swine Flu atau H1N1 setidaknya sudah menewaskan banyak orang di Meksiko. Pandemi Flu Babi juga telah menyebarkan ke Amerika Serikat bahkan seluruh dunia
Bahkan Badan Kesehatan Dunia WHO sudah menyatakan pandemi Flu Babi sudah berada di level 6 alias pandemi global.
Menurut Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P., MARS kepada wartawan di Makassar, Sabtu (25/4), pemerintah melakukan enam langkah untuk kesiapsiagaan mencegah H1N1.
Enam langkah itu adalah:
1. Mengumpulkan data dan kajian ilmiah tentang penyakit ini dari berbagai sumber, 2. Berkoordinasi dengan WHO untuk memantau perkembangan.
3. Membuat surat edaran kewaspadaan dini
4. Melakukan rapat koordinasi dengan para kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan
5. Berkoordinasi dengan Badan Litbangkes untuk kemungkinan pemeriksaan spesimen, dan (6) berkoordinasi dengan Departemen Pertanian dan Departemen Luar Negeri untuk merumuskan langkah-langkah tindakan penanggulangan.
Tjandra mengatakan, penyakit flu babi adalah penyakit influenza yang disebabkan oleh virus influenza A subtipe H1N1 yang dapat ditularkan melalui binatang, terutama babi, dan ada kemungkinan penularan antar manusia.
Secara umum penyakit ini mirip dengan influenza (Influenza Like Illness-ILI) dengan gejala klinis seperti demam, batuk pilek, lesu, letih, nyeri tenggorokan, napas cepat atau sesak napas, mungkin disertai mual, muntah dan diare.
“Virus H1N1 sebenarnya biasa ditemukan pada manusia dan hewan terutama babi tetapi keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Begitu juga dengan virus flu burung H5N1 meskipun sama-sama virus influenza tipe A,” ujar Tjandra.
Menurut Tjandra, cara penularan flu babi melalui udara dan dapat juga melalui kontak langsung dengan penderita. Masa inkubasinya 3-5 hari. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai seperti halnya terhadap flu burung.
“Menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, menutup hidung dan mulut apabila bersin, mencuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas, dan segera memeriksakan kesehatan apabila mengalami gejala flu adalah tahap awal menghindari flu babi,” ujar Tjandra. [L1]
Flu Babi dapat menyebar
Flu babi atau swine influenza (H1N1), pertama kali dideteksi muncul di Meksiko pada 13 April lalu. Virus ini menyebar cepat ke berbagai belahan dunia. Menteri Kesehatan Meksiko, Jose Angel Cordova, Senin (27/4), melaporkan jumlah korban tewas akibat virus H1N1 (flu babi) telah bertambah menjadi 149 orang. Dari jumlah ini, baru 20 yang telah dikonfirmasi terjangkit virus flu babi. Sedangkan sisanya masih menanti hasil uji laboratorium.
Selain Meksiko, sejumlah negara turut melaporkan temuan kasus flu babi di negara mereka. Amerika Serikat, misalnya, mencatat 41 orang telah terjangkit virus flu babi. Sebanyak 28 di antaranya adalah pelajar salah satu sekolah di New York. Selain AS, Kanada dan Selandia Baru turut melaporkan terjangkitnya warga mereka.
Flu Babi atau swine influenza, merupakan virus yang diduga jenis baru dan kombinasi virus flu babi, flu burung, dan flu manusia. Departemen Kesehatan Meksiko menyatakan virus berjenis H1N1 memiliki sejumlah gejala, antara lain demam di atas 39 derajat Celsius, sakit kepala, pegal linu, dan iritasi mata.
Meski diyakini flu babi belum sampai ke Indonesia, Departemen Kesehatan meminta semua daerah, terutama kawasan peternakan waspada.
"Penyakit tersebut bisa menyebar melalui perpindahan manusia dari satu negara ke negara lain," kata Yudhoyono saat membuka rapat antisipasi penyebaran flu babi di kantor Presiden, Senin malam (27/4/2009).
Menurut Yudhoyono, pemerintah akan melakukan berbagai langkah antisipatif, salah satunya pengecekan ke maskapai-maskapai penerbangan, terutama yang berasal dari Meksiko, Amerika Serikat, dan negara-negara yang telah tertular flu babi.
Untuk berjaga-jaga, pemerintah memasang alat deteksi suhu tubuh (thermal scanner) di 10 bandar udara dan pelabuhan Indonesia. Alat yang bisa mendeteksi suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius itu, antara lain, dipasang di Medan, Batam, Bali, Makassar, Jakarta, Surabaya, dan Kalimantan Selatan. Otoritas kesehatan pelabuhan Batam juga memasang body clean disinfection health quarantine, mesin pembersih virus yang melekat di tubuh para pendatang.
Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menjelaskan, tingkat kematian (case fatality rate/CFR) akibat penyakit itu hanya sekitar 6,4 persen, jauh lebih kecil dibanding tingkat kematian akibat flu burung yang hingga kini masih lebih dari 80 persen.
Ditambahkannya, meski kasus itu belum dilaporkan terjadi di Indonesia namun pemerintah sudah memiliki kapasitas memadai untuk mengantisipasi penyebaran virus influenza karena sejak penyakit flu burung merebak pada 2005 berbagai upaya sudah dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi kejadian luar biasa influenza.
Perihal pengobatan terhadap pasien flu babi, menurut Siti Fadilah, sama dengan penanganan terhadap flu burung, yakni dengan oseltamivir (Tamiflu) dan Indonesia masih memiliki cukup stok obat antivirus oseltamivir yang efektif untuk pengobatan flu burung dan penyakit influenza babi.
Friday, January 23, 2009
Thursday, January 8, 2009
Ganggang

GANGGANG/ALGAE
Ganggang merupakan tumbuhan yang belum mempunyai akar, batang dan daun yang sebenarnya, tetapi sudah memiliki klorofil sehingga bersifat autotrof. Tubuhnya terdiri atas satu sel (uniseluler) dan ada pula yang banyak sel (multi seluler). Yang Uniseluler umumnya sebagai Fitoplankton sedang yang multiseluler dapat hidup sebagai Nekton, Bentos atau Perifiton.Habitat alga adalah air atau di tempat basah, sebagai Epifit atau
Ganggang berkembang biak dengan cara vegetatif dan generatif.
BERDASARKAN PERBEDAAN PIGMEN, GANGGANG DIBAGI MENJADI 4 DIVISIO
1. CLOROPHYTA (ganggang hijau)
Mengandung pigmen hijau, yaitu klorofil
Contoh :
- Chlamydomonas sp.
- Chlorella sp.
- Euglena sp. Volvox sp. mahluk transisi antara ganggang dan
protozoa
2. CHRYSOPHYTA (ganggang keemasan)
Memiliki pigmen Karoten, disamping adanya klorofil.
Contohnya yang paling umum adalah Navicula sp. (Ganggang kresik = Diatomae), ganggang ini mengandung zat kersik yaitu silikat. Tanah yang mengandung ganggang ini disebut Tanah Diatom, baik sekali sebagai bahan lapisan pada dinamit, dapat pula digunakan sebagai bahan penggosok, saringan dan lain-lain.
3. PHAEOPHYTA (ganggang pirang=ganggang coklat)
Memiliki pigmen Fikosantin, disamping adanya klorofil. Semua anggotanya hidup di laut.
Contohnya:
- Turbinaria australis
- Sargassum siliquosum
- Fucus vesiculosus (bahan pewarna
alami)
Beberapa jenis ganggang ini menghasil-kan Asam Alginat yang berguna bagi industri tekstil dan makanan sebagai zat warna
4. RHODOPHYTA (ganggang merah)
Memiliki pigmen Fikoeritrin, di samping ada-nya klorofil.
Contohnya:
- Eucheuma spinosum, merupakan
penghasil agar-agar.
- Gracillaria sp., menghasilkan bahan untuk
pembuatan kosmetika
Subscribe to:
Posts (Atom)